Santri Gus Miftah Pingsan di Gringsing 

185
KELELAHAN: Salah satu santri Gus Miftah, M Faza Nalhaq saat ditolong Petugas Polsek Gringsing, Selasa (25/2). (RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KELELAHAN: Salah satu santri Gus Miftah, M Faza Nalhaq saat ditolong Petugas Polsek Gringsing, Selasa (25/2). (RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID,  BATANG – Seorang santri Pondok Pesantren Ora Aji Jogjakarta asal Pekalongan terbilang nekat. M Faza Nalhaq alias Anang, 19, bersepeda sendirian dari rumahnya di RT 8 RW 3 Desa Pesanggrahan, Wonokerto Kabupaten Pekalongan. Diduga kelelahan, Anang pingsan sebelum sampai di pondok pesantren asuhan Gus Miftah tersebut.

Beruntung, saat pingsan Anang ditolong Petugas Polsek Gringsing, Selasa (25/2) sore. Anang bermaksud berangkat ke pondok setelah libur beberapa hari. Hanya berbekal sebotol air minum, ia berangkat dari rumah sekitar pukul 09.00 WIB.

Anang menempuh jalur pantura. Sesampainya di Gringsing, ia kelelahan dan beristirahat di toko retail SPBU Pancuran. Anang mendadak pingsan hingga membuat para penjaga toko panik. Mereka pun langsung menghubungi Polsek Gringsing, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah mendapat pertolongan, Anang sadar dan bisa memberikan sedikit keterangan. Petugas membawanya ke Mapolsek Gringsing dan diberi makan.

Kepada Kanit Intel Polsek Gringsing Iptu Slamet Riyanto, Anang bercerita bahwa dirinya bermaksud berangkat ke Ponpes di Jogjakarta. Anak ketiga dari enam bersaudara pasangan Mundakir dan Hidayah itu mengendarai sepeda mini protolan tanpa rem dan lampu.

Oleh petugas Polsek Gringsing Anang diberi makan dan uang saku. Sebagai bekal serta diberikan saran agar tidak memaksakan diri. “Jika lelah sebaiknya ke kantor Polisi untuk numpang istirahat”, kata Slamet. (yan/ton)

Tinggalkan Balasan