alexametrics

Guru Agama Islam Harus Memposisikan Diri sebagai Muazin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Guru Pendidikan Agama Islam se-Kabupaten Batang dikumpulkan di Gedung Korpri Batang, Selasa (18/2/2020) pagi. Terdiri dari 492 guru tingkat Sekolah Dasar (SD), mereka diberi pembekalan agar mengajarkan Islam yang penuh dengan kedamaian.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Kelompok Kegiatan Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kabupaten Batang. Menghadirkan guru PAI dari seluruh kecamatan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Batang Taufik Rahman dalam materinya, menginginkan agar guru agama mampu mengajak kebaikan. Bukan sebaliknya. “Guru Agama Islam harus memposisikan diri sebagai muazin, atau pengajak kebaikan,” ujarnya.

Menurutnya, muazin atau orang yang menyerukan azan itu dirasa sebagai gambaran yang pas. Muazin datang terlebih dahulu ke masjid, mengajak masyarakat berbondong-bondong ke masjid. Sebelum sang imam datang.

Baca juga:  Zainudin Resmi Gantikan Almarhum Teguh Sebagai Anggota Dewan

Kebaikan penting untuk disuarakan, karena Islam penuh kedamaian. Imbuhnya, guru PAI jangan sampai tepapar radikalisme. Sehingga menyebarkan paham itu pada anak-anak didiknya.”Islam adalah darussalam, bukan darul Islam. Negara yang penuh dengan kedamaian,” ujarnya.

Acara tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, yang juga bakal memberikan materi. (yan/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya