alexametrics

Bakal Dipatenkan, Rencanakan Ciprat Batik 1 Km

PKK Borong Batik Sakarepe

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BATANG – Batik ciprat sakarepe karya anak-anak Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batang diborong ibu-ibu PKK. Salah satu yang memborong batik tersebut adalah istri orang nomor satu di Batang. Batik ciprat rencananya juga bakal dipatenkan sebagai hasil karya dari Batang.

“Dulu di Hari Disabilitas kami menciprat batik 100 meter, ke depannya kami merencanakan menciprat batik sepanjang 1 kilometer pas dipatenkan,” kata Mohamad Hikmat, 26, salah satu guru di sekolah tersebut Minggu (9/2).

Istri Bupati Batang Uni Kuslantasi bersama PKK Kabupaten Batang sendiri telah memesan sebanyak 40 batik ciprat. Mereka akan menggunakannya sebagai seragam PKK, dengan warna oranye dan pink. Warna batik tersebut dapat dipesan secara custom.

“Mereka tertarik dengan batiknya itu. Mereka kemarin berkunjung ke sini untuk melihat batik ciprat. Mereka tertarik untuk menjadikan batik ciprat sebagai sragam PKK Batang,” imbuhnya.

Baca juga:  Pemkab Batang Tambah Tenaga Vaksinasi di Puskesmas

Menurutnya, motif batik yang abstrak itu mewakili karya-karya anak disabilitas. Cipratnya tidak menggunakan pola yang terstruktur. Itu salah satu alasan kenapa batik tersebut disebut ciprat sakarepe.

Nilai seni dari batik tersebut muncul karena dari cipratan itu menghasilkan goresan-goresan yang indah. Karya anak-anak disabilitas tersebut tentunya telah mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan. “Kami dari pihak sekolah merasa terhormat. Anak-anak tentunya akan lebih bersemangat lagi. Karena hasil karyanya telah diapresiasi oleh masyarakat dan para pejabat,” ucapnya.

Sementara itu, Uni Kuslantasi sangat mengapresiasi hasil karya tersebut. Pihaknya bakal terus mendukung perkembangan batik ciprat sakarepe tersebut. “Hasilnya bagus, saya melihat sendiri bagaimana cara membuatnya. Ini perlu dikembangkan,” ujarnya.

Baca juga:  Terungkap, Ini Motif Pembunuhan Sakretaris Perusahaan Pengolahan Ikan

Selain batik ciprat sakarepe, sekolah untuk penyandang disabilitas tersebut juga memproduksi berbagai jenis dompet. Tentu kualitas hasil produksinya mampu bersaing dipasaran. (yan/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya