alexametrics

Musim Penghujan, 29 Desa Rawan Bencana

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BATANG, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang mengingatkan warga agar selalu waspada bencana di saat musim penghujan. Warga diimbau untuk dapat mendeteksi dini penyebab terjadinya bencana. Salah satunya banjir.(RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

“Warga harus bisa mendeteksi potensi-potensi yang bisa menyebabkan banjir. Misalnya drainase yang tersumbat, membersihkan selokan kemudian tidak membuang sampah di saluran air,” kata Kepala BPBD Kabupaten Batang, Ulul Azmi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (4/2).

Pihaknya juga menginginkan, warga untuk selalu mengikuti informasi perkiraan cuaca dari BMKG. Saat terjadi bencana, agar dapat segera menyelamatkan diri. Mencari tempat yang lebih aman. “Saat ada kejadian bencana warga bisa segera melapor secara berjenjang, untuk ditangani bersama-sama,” ujarnya.

Baca juga:  Truk Vs Truk, Sopir dan Kernet Terjepit

Pihaknya telah mendata, ada 29 desa di Kabupaten Batang yang tergolong rawan bencana, saat musim hujan tiba. Daerah tersebut tersebar di semua kecamatan. Selain itu, warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya tanah longsor.

Ditandai dengan meningkatnya intensitas curah hujan yang melanda Kabupaten Batang.”Perlu kewaspadaan terhadap bahaya longsor dan banjir sebagai upaya mengurangi risiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa,” imbuhnya.

Menurutnya, sejumlah wilayah kecamatan rawan longsor antara lain Blado, Reban, Tersono, Bandar dan Limpung sedang banjir berada di wilayah Kecamatan Batang Kota dan Warungasem. Sedangkan untuk limpasan air akan terjadi di sekitar Batang Kota dan pesisir Utara Kabupaten Batang. (yan/bas)

Baca juga:  Sudah 80 Persen Sekolah Jalankan PTM

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya