Angkut Penyumbat Saluran Desa Plelen

339
CEGAH BANJIR: Pengerukan saluran air oleh exscavator di Desa Plelen, Kecamatan Gringsing
CEGAH BANJIR: Pengerukan saluran air oleh exscavator di Desa Plelen, Kecamatan Gringsing

RADARSEMARANG.ID, BATANG, – Saluran mampet yang menjadi penyebab terjadinya banjir di Desa Plelen, Kecamatan Gringsing, beberapa hari lalu mulai dikeruk menggunakan alat berat Selasa (21/1).(RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

Aliran tersebut kemudian direkayasa agar bisa mengarah ke sungai. Pengerukan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum PPK 1.2 Pemalang-Batang. Hasilnya, memang banyak sampah yang menyumbat saluran. Selain mengangkat sampah, petugas juga menebang sejumlah pohon karena dianggap mengganggu aliran air.

Camat Gringsing Rusmanto meminta agar pengerjaan tersebut dilakukan secara hati-hati. Saluran air yang dikeruk terdapat pipa PDAM. Pihaknya merasa senang atas pengerukan tersebut. Lewat pengerjaan itu minimal jika terjadi hujan lebat, air bisa terkendali.

“Semoga setelah saluran dikeruk dan dibersihkan dari sampah air bisa mengalir lancar dan masuk ke sungai yang berada di timur pasar. Saya harap pekerjaan segera diselesaikan mengingat musim hujan sedang tinggi-tingginya,” kata Rusmanto.

Pengamat Jalan Nasional PU PPK 1.2 Farid menyebutkan bahwa normalisasi saluran di depan Pasar Plelen sifatnya sudah mendesak. Meski demikian, pihaknya merasa kesulitan karena ada bangunan yang berdiri di atas saluran. Pihaknya, bakal berkoordinasi dengan pihak terkait. Guna mencari solusi terbaik, karena bangunan tidak bisa begitu saja dibongkar.

“Tapi semua teratasi meski ada beberapa titik yang dikerjakan secara manual karena harus menyusup ke bawah bangunan rumah,” katanya. (yan/zal)





Tinggalkan Balasan