Jembatan Kali Krungsung Roboh

175
ROBOH: Bupati Batang Wihaji meninjau lokasi jembetan kali Krungsung yang roboh. (RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ROBOH: Bupati Batang Wihaji meninjau lokasi jembetan kali Krungsung yang roboh. (RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, BATANG  – Jembatan penghubung Desa Plelen dengan Desa Krengseng ambrol. Akibat tergerus derasnya aliran Sungai Krungsung. Air memakan setengah badan jembatan. Peristiwa terjadi Selasa (14/1) malam. Baru diketahui warga keesokan paginya.

Bupati Batang Wihaji saat meninjau lokasi tersebut mengatakan, jembatan yang roboh langsung ditangani oleh pihak Waskita Karya, melalui corporate social responsibility (CSR). Jembatan tersebut merupakan jalur utama kendaraan-kendaraan besar dalam pengerjaan tol Batang-Semarang.

“Kebetulan dari kemarin itu kan banjir, salah satu dampaknya embatan ini jebol. Tidak bisa dilewati truk, kemudian kami meminta bantuan kepada Waskita Karya, karena ini bagian yang sering dilewati,” ujarnya pada Jawa Pos Radar Semarang Rabu (15/1).

Sementara itu, pihak Waskita Karya langsung melakukan perbaikan. Satu alat berat dikerahkan untuk memperbaiki jembatan. Forin, Selaku perwakilan dari Waskita menjelaskan bahwa pengerjaan tersebut dilakukan dalam waktu satu hari.

“Targetnya satu hari selesai, sehingga masyarakat bisa menggunakan akses ini. Karena ini akses utama,” ucapnya.

Dia menambahkan, jembatan yang dibangun lebih kokoh dari sebelumnya. Karena menggunakan material dengan standarisasi dari jalan tol.

Camat Gringsing Rusmanto menjelaskan, jembetan tersebut runtuh karena adanya kikisan tanah dari kiri dan kanan jembatan. Saat hujan deras dan debit sungai yang tinggi.

“Terimakasih untuk Waskita sudah membantu masyarakat kami, sebagai bentuk pertanggungjawaban corporate sosialnya mudah-mudahan ini membantu akses masyarakat kita yang selama ini terganggu,” kata Rusmanto. (yan/zal)

Tinggalkan Balasan