Petakan Titik Rawan, Siagakan Personel

250

RADARSEMARANG.ID, BATANG – Intensitas hujan yang tinggi, membuat Pemkab Batang siaga bencana. Sejumlah titik juga telah terkena bencana banjir dan tanah longsor. Pemkab bersama pihak terkait pun menyiagakan personel dan sarpras untuk mengantisipasi bencana yang lebih luas.

“Kita harus siaga bencana, akibat perubahan cuaca dan curah hujan tinggi. Mulai dari angin ribut, banjir hingga longsor, dan bencana tersebut sudah terjadi di Batang,” kata Bupati Batang Wihaji di sela apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam di Jalan Veteran Batang, Rabu (8/1).

Apel diikuti oleh pasukan gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Ormas. Berbagai sarana dan prasarana pendukung operasi SAR juga ikut digelar.

Bupati juga mengapresiasi TNI-Polri bersama relawan yang cepat, sigap dan tanggap dalam membantu bencana di berbagai desa di Batang. “Apel ini peting, akan tetapi ada bencana maupun tidak relawan tetap siaga dan siap,” ujarnya.

Di Kabupaten Batang ada beberapa titik rawan bencana yang biasa terjadi di setiap tahunnya. Seperti wilayah Batang pantura bencana banjir, wilayah Batang selatan longsor dan sudah ada beberapa kejadian.

“Saya harap bencana yang sudah terjadi di Batang tidak terjadi lagi. Oleh karena itu agar terhindar dari bencana kita harus bersahabat dengan alam, jaga lingkungan dan jangan buang samapah sembarangan,” ujarnya.

Untuk itu, semua pihak harus belajar dari dari kejadian bencana dari tahun lalu sebagai pengalaman. Penanganan dan evakuasi korban juga diiharapkan lebih lebih cepat dan lebih baik. Hal ini untuk meminimlisir korban nyawa dan material.

Kepala BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi melalui Sekertarisnya Slamet Maktub mengatakan, telah memetakan titik rawan bencana dan menempatkan personel.
“Sesuai dengan SK Bupati Batang mulai tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Maret masing – masing kecamatan membuka posko bencana 24 jam,” jelasnya.

Hasil pemetaan, potensi kerawnanan bencana longsor berada di wilayah Batang Selatan. Seperti Kecamatan Bawang, Blado, Reban, Limpung dan Bandar.

Pada musim penghujan 2020 ini, sudah ada kejadian bencana alam seperti banjir, dan longsor. Banjir sudah terjadi di wilayah Batang kota, Kecamatan Tulis, Kandeman, Gringsing, Subah dan Banyuputih. “Semalam sudah mulai menyerang, namun pagi sudah surut,” katanya

Sedang bencana longsor sudah terjadi di Desa Purbo, Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Desa Gringgingsari Kecamatan Wonotunggal, Desa Wanar Tersono, Desa Ngadirejo Kecamatan Reban. “Kemarin sudah ada yang longsor, satu rumah kena imbas, dan bebebrapa titik menutup jalan, namun sementara ini belum ada korban,” tandasnya. (han/zal)