Festival Perahu Naga Sambut Tahun Baru

366
SERU: Peserta lomba dayung perahu tradisional saat bertanding di sungai Sambong, Selasa (31/12). (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)
SERU: Peserta lomba dayung perahu tradisional saat bertanding di sungai Sambong, Selasa (31/12). (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, BATANG – Sambut perayaan liburan Tahun Baru 2020, masyarakat Kabupaten Batang disuguhi Festival Dragon Boat Racing yang digelar di sepadan sungai Sambong, Desa Klidang Wetan, Kecamatan Batang. Masuk dalam kalender wisata rutin, kali ini diikuti 84 peserta.

Diungkapkan ketua panitia Dragon Boat Reacing Dana Khodolik, kegiatan lomba Dragon Boat Racing sudah kali ke empat digelar di daerahnya. “Kali ini peserta lomba merebutkan hadiah sepeda motor untuk juara pertama, dan uang pembinaan,” jelasnya.

Tak hanya dari Batang, peserta lomba dayung juga berasal dari Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan yang berlangsung selama dua hari yakni, tanggal 31 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020.

Festival perlombaan dayung yang tersebut, ternyata masih diminati semua kalangan. Penonton, mulai dari anak kecil hingga dewasa, berbondong-bondong menyaksikan perlombaan dayung ini. Penonton tampak memadati duduk-duduk di tepi sungai. Tak sedikit pula yang menyaksikan dari jembatan. Walaupun sempat hujan deras saat siang hari, tidak menghilangkan minat pengunjung untuk beranjak.

Sementara puluhan tim dayung terlihat berlomba beradu kecepatan memperebutkan kejuaraan. Mereka tetap semangat walau terik matahari dan ujan membasahi tubuh dan perahunya.

Bupati Batang Wihaji yang hadir mengatakan festival lomba dayung tradisional atau Dragon Boat Racing sudah masuk dalam agenda wisata tahunan. Sehingga dia berharap setiap tahunnya bisa digelar lebih meriah. “Tentu ini bisa menjadi daya tarik wisata dari luar daerah, jadi semoga setiap tahunnya bisa digelar lebih meriah lagi,” ujarnya usai membuka perlombaan dayung.

Untuk menambah kemeriahan perlombaan dayung, Wihaji memberikan hadiah tambahan uang tunai Rp 1,5 Juta kepada para pemenang. Dalam kesempatan tersebut Wihaji menyarankan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan sungai. Karena masuk dalam kunjungan wisata Pemerintah pusat, dengan merencanakan anggaran pembangunan Sungai Sambong sebesar Rp 100 juta. “Pemkab juga sudah mengusulkan Pembangunam Pelabuhan Ikan higeinis dan direspon pemetintah pusat sehingga 2021 mendapatkan anggatan Rp 50 juta,” jelasnya. (han/bas)