Produk Lokal Wajib Rajai Rest Area

78

RADARSEMARANG.ID, BATANG – Bupati Batang Wihaji dengan tegas ingin menanggapi serius perintah Presiden RI Joko Widodo agar pelaku ekonomi di Rest Area di berbagai daerah dikuasi oleh produk lokal. Terutama, produk-produk UMKM, agar ekonomi lokal semakin maju.

“Presiden sebelumnya, sempat menyinggung banyaknya brand ternama ditemui di rest area jalan tol. Untuk itu, beliau meminta sentra ekonomi di rest area jalan tol diisi dengan produk-produk UMKM lokal. Hal itu akan kami terapkan di wilayah Kabupaten Batang,” jelas Bupati Batang Wihaji, Kamis (12/12).

Bahkan, dengan tegas Wihaji akan minta porsi produk UMKM nantinya lebih banyak, bahkan kalau bisa porsinya 70 persen lokal 30 persen untuk brand lain, untuk mengisi rest area yang ada di Tol Trans Jawa.

“Pemda Batang sangat mendukung penuh wacana penempatan produk lokal di rest area. Sebab sebelumnya, sudah terbukti, banyak produk ekonomi kreatif di jalur pantura terdampak jalan tol dan pendapatan mereka menurun,” sesal Wihaji.

Terkait hal pembangunan Transit Oriented Development (TOD) wi jalur tol Trans Jawa wilayah Batang, diungkapkan Bupati masih menunggu perizinan dari Kementerian PU terkait. Yang mana nantinya, TOD dengan luas mencapai 157 hektar di KM 369 Tol Trans Jawa, untuk mengangkat UMKM lokal.

“Presiden sudah mendukung penuh konsep TOD, tidak hanya sebagai Rest area tapi menggabungkan antara tempat istirahat, wisata dan UMKM yang terintegrasi dan rencananya menjadai kota baru,” tandasnya. (han/bas)