Mengapa Perempuan Batang Diminta Melek Politik?

145
SOSIALISASI: Perwakilan organisasi perempuan di Kabupaten Batang berfoto bersama usai diskui politik dan pemilu bersama Bawaslu Batang dan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Minggu (8/12). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
SOSIALISASI: Perwakilan organisasi perempuan di Kabupaten Batang berfoto bersama usai diskui politik dan pemilu bersama Bawaslu Batang dan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Minggu (8/12). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, BATANG – Kaum perempuan di Batang sudah melek dan sadar politik yang baik. Hal tersebut terungkap saat sosialisasi pengwasan dan partisipasif bersama Bawaslu Batang dan Jateng di Hotel Dewi Ratih Minggu (8/12). Kegiatan bertema suara dan asa perempuan pasca Pemilu 2019.

“Kami ingin meningkatkan kesadaran perempuan terkait politik. Seperti saat ini Bawaslu mendorong isu anti politik uang. Walaupun hal ini merupakan gerakan jangka panjang, karena Batang tidak dalam waktu dekat ada pemilihan lagi,” ujar Koordinator Divisi PengawasanBawaslu Jateng Anik Sholihatun.

Menurutnya, dengan meningkatkan kecerdasan perempuan bisa mencegah politik uang di masa yang akan datang. Sebab, secara umum antusiasme perempuan di Batang menurutnya sangat tinggi dalam politik. “Dan ternyata mereka sudah sangat politik. Sadar tentang hak-haknya dan harus apa yang dilakukan dalam politik di masa ini,” imbuhnya.

Pihaknya memiliki harapan dengan semangat ini terus dirawat. Dan para perempuan Batang terus diberikan ruang dalam politik. Karena ini jangka panjangnya akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pemilu di wilayah ini.

Sementara itu, Ketua TP Gerakan PKK Kabupaten Batang Uni Kuslantasih menambahkan bahwa perempuan Batang itu kuat. Bahkan banyak yang menjadi pekerja. Sehingga kalau perempuan Batang bisa bersatu, pasti Batang akan lebih hebat. “Kita perempuan ini merasa jadi nomor dua. Padahal kita nomor 1 di mana pun,” tegasnya. (han/zal)