Angkat Potensi Warga, Gelar Pasar Kliwonan

318
KEMBANGKAN POTENSI:  Pasar Jajanan Tradisional yang digelar di Desa Masin Warungasem, sangat meriah dan menarik warga dari berbagai desa untuk jajan. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
KEMBANGKAN POTENSI:  Pasar Jajanan Tradisional yang digelar di Desa Masin Warungasem, sangat meriah dan menarik warga dari berbagai desa untuk jajan. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, BATANG – Desa Masin, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, memiliki potensi makanan tradisional yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi waarga sekitar. Peluang tersebebut dimanfaatkan pemuda desa dengan menggelar festival jajanan tradisional.

Digelar setiap Jumat Kliwon di lapangan desa. Tepatnya di halaman makam Syekh Tholabuddin Masin. Seperti Jumat pagi (6/12) kemarin. Berbagai jajanan kuliner dari zaman dulu hingga kuliner kekinian d turut hadir di festival jajanan pasar tersebut.

Produk makanan yang dijual mulai onde-onde yang digoreng langsung, anake jenis kolak, krupuk, botok telur, getuk, anek abatik, daster, nasi megono, kuluban botok, hingga yang paling khas aneka produk dari kulit khas Desa Masin.

Ada beberapa penghobi Satwa Indra. yang memiliki hewan- hewan peliharaan unik, dari ular musang dan berbagai macam jenis lain juga dipamerkan untuk memeriahkan kegiatan tersebut. Pengunjung juga bisa berfoto dengan hewan-hewan peliharaan tersebut.

Agar lebih menarik, di ujung lapangan juga disediakan bangun kuburan yang menampilkan musik angklung dengan menyanyikan lagu-lagu tradisional maupun lagu-lagu dangdut kekinian. “Kebetulan ini kegiatan kami yang keduda. InsyaAllah akan selalu kami gelar tiap Jumat Kliwon dan berlokasi di lapangan setelah berhasil ini,” ucap salah satu panitia acara Pasar Jajanan Tradisional Mahasin Zahron. (han/zal)