Tingkatkan Literasi Siswa SMPN 6 Batang lewat Koran

114

RADARSEMARNG.ID, BATANG – Selasa pagi (19/11) ratusan siswa SMPN 6 Batang, kompak duduk santai di luar kelas, dengan koran harian Jawa Pos Radar Semarang di tangan. Di hari spesial tersebut, mereka diajak belajar literasi melalui media koran.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batang Rahmad Nur Fadilah, dibuat bangga dan mengapresiasi aktivitas para siswa. “Ini langkah bagus. Dengan mengajak siswa belajar membaca melalui media cetak. Banyak info di dalamnya,” ujar Rahmad memotivasi siswa.

Menurutnya, hal ini harus ditiru oleh sekolah-sekolah lain. Karena sebuah gerakan yang bagus untuk menarik minat siswa dalam membaca. Apalagi mereka bisa mendapat informasi dari pemberitaan di koran. Karena di dalam koran berisi aneka ragam baik informasi lokal, nasional bahkan internasional.

Kepala SMPN 3 Batang Marjiyanti juga turut merasa bangga. Karena anak didiknya dengan semangat mau membaca koran. Hal ini sebagai wujud gerakan literasi yang selama ini sudah diterapkan oleh SMPN 6 Batang.

Marjiyanti menambahkan, dalam merubah mindset warga SMPN 6 Batang, memang dibutuhkan waktu. Tidak langsung bisa seperti sekarang. Sebelumnya banyak masalah kompleks yang perlu dibenahi. Namun dengan semangat yang tinggi dan konsistensi, SMPN 6 Batang berhasil menuai prestasi. Salah satunya menjadi sekolah Adiwiyata.

Tidak sekadar membuat lingkungan sekolah yang lebih nyaman dan baik saja. Namun secara sosial dan kultural juga ikut membaik. “Untuk melakukannya, kami mengajak peran serta Muspika Batang. Bahkan oleh pemerintah, sekolah kami disebut sebagai pionir gerakan lingkungan hidup dan sosial,” ujarnya bangga.

Yang menarik, kata Marjiyanti, untuk menuju sekolah Adiwiyata, materi kurikulum semua pelajaran terintegrasi. Dan memiliki unsur pembelajaran lingkungan hidup.
Didukung kegiatan fisik dengan pelajaran khusus. Seperti praktik menanam. Mulai jenis perindang, toga, hias, pelindung dan tanaman langka.

“Dengan lingkungan bersih, sehat, ramah anak, ditambah pembiasaan salam, senyum, sopan, santun dan membaca, mendukung program kami menjadi lebih baik,” tandasnya. (han/zal)