Pelajar dan ASN Dominasi Pelanggar

246
OPERASI: Anggota Satlantas Polres Batang bersama Kasatlantas AKP Doddy Triantoro, saat menggelar Operasi Sikat Candi 2019, di hari terakhir Selasa (5/11/2019). (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OPERASI: Anggota Satlantas Polres Batang bersama Kasatlantas AKP Doddy Triantoro, saat menggelar Operasi Sikat Candi 2019, di hari terakhir Selasa (5/11/2019). (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, BATANG – Operasi Sikat yang digelar oleh seluruh Satuan Lalu Lintas Polisi di Indonesia berahir hari ini 5 November 2019. Sejak dimulai 23 Oktober 2019 lalu, di wilayah Hukum Polres Batang, pelanggar lalulintas didominasi pelajar dan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Selama operasi rata-rata 200 pelanggar kami tindak, yang didominasi oleh pelajar dan ASN serta pegawai swasta,” jelas Kasatlantas Polres Batang AKP Doddy Triantoro, saat ditemui di Mako Satlantas setempat, Selasa (5/11).

Ia mengatakan, pada kegiatan Operasi Sikat Candi 2019, Satlantas akan memprioritas delapan jenis pelanggaran, yaitu tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, mengemudikan kendaraan dalam pengaruh minuman beralkohol, penggunaan lampu strobo dan pengemudi roda empat atau lebih yang tidak menggunakan sabuk keselamatan.
Kemudian, menggunakan telepon seluler sambil berkendara, melebihi batas kecepatan, dan anak di bawah umur yang mengemudikan kendaraan bermotor. Saat berita ini ditulis, baru diperoleh total sebanyak 2.925 pengendara yang ditindak.

Adapun jenis pelanggaran para pengendara, didominisai pelanggaran seperti belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) maupun tidak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK), tidak memakai helm, sepeda motor yang tidak sesuai spesifikasi dan melawan arus.

Adapun barang bukti pelanggaran yang diamankan sebut kasatlantas, sebanyak 2.134 STNK, 632 SIM, dan 159 kendaraan bermotor. Sehingga, pada giat operasi Sikat candi Satlantas Polres Batang mampu memenuhi target penindakan pemberian tilang yang ditetapkan sebanyak 2.000 pada pelanggar.“Operasi Sikat Candi, akan kami gelar lagi pada sore ini (Selasa,5/11) sehingga diperkirakan jumlah pelanggar bisa lebih lagi,” ungkap Kasatlantas.
Namun sayangnya, selama Operasi Sikat Candi 2019, telah terjadi 16 kasus kecelakaan dengan mengakibatkan satu korban meninggal dunia, satu orang luka berat, dan 20 orang mengalami luka ringan.

“Kendati demikian, kami menilai para pengendara di wilayah Batang masih tertib. Kami mengimbau pada pengendara kendaraan agar mengecek kelengkapan maupun kondisi kendaraan sebelum berkendara di jalan raya,” tandasnya. (han/bas)