alexametrics

Dukuh Ngepung Menjadi Percontohan Hidroponik

Rekomendasi

Menarik

BATANG – RADARSEMARANG.ID – Radar Semarang – Kalau datang ke bantaran sungai Aji di RW 02 dukuh Ngepung Desa Kecamatan Subah Kabupaten Batang, kini akan menyaksikan rerimbunan sayuran organik yang ditanam secara hidroponik. Selain menyediakan sayuran segar juga memperindah lingkungan dan menambah pundi-pundi kas RW.

Kebutuhan sayur segar yang sehat dan bebas pestisida menjadi alasan untuk bertanam secara hidroponik memanfaatkan lahan di tepi kali Aji yang membentang di tengah perkampungan.

Nur Faizin seorang warga Ngepung yang juga anggota DPRD II Batang menuturkan bahwa penanaman secara hidroponik sudah berjalan dua bulan dan sudah mulai panen.

“Berawal dari rapat RW akhirnya keluar ide untuk memanfaatkan lahan di sepanjang kali Aji yang kosong. Atas arahan Agus Ketua RW akhirnya ide ini dilaksanakan dan sukses,” kata Nur Faizin.

Rumah Nur Faizin sendiri, tepat berada di depan kali Aji sehingga setiap hari selalu bisa ikut merawat sekaligus sebagai hiburan.

Penanaman menggunakan pipa paralon besar yang dilubangi dan dipasang gelas plastik bekas air mineral untuk tempat tanaman. Jenis sayur yang ditanam meliputi kangkung, selada dan caisim. Sedangkan untuk cabe, tomat dan terong menggunakan polibag.

Karena tanaman tidak boleh telat air digunakanlah pompa air aquarium agar suplai air tetap terjaga dan ringan tenaga. Perawatan dilakukan bergantian tiap RT dan hasil panen selain dikonsumsi sendiri juga dijual di pasar.

Melihat keberhasilan ini sebuah toko modern mulai melirik tapi belum bisa terpenuhi karena panen belum rutin.

“Nanti jika sudah dikembangkan kami pasti bisa rutin mengirim untuk toko modern tersebut setiap hari. Rencana pihak Pemerintahan Desa akan mengucurkan dana 40 juta dari DD untuk pengembangan hidroponik,” tambah Nur Faizin.

Warga dukuh Ngepung boleh berbangga hati karena ide mereka mulai ditiru daerah lain seperti dari Kecamatan Pecalungan yang datang untuk melihat sekaligus berguru dan akan menerapkan di wilayahnya.Pemandangan kumuh tepi sungai tak lagi terlihat berganti suasana hijau dan rapi.(han/sas)

Terbaru

Syekh Jumadil Kubro Generasi Pertama Walisongo

RADARSEMARANG.ID - Makam Syekh Maulana Jumadil Kubro ditemukan pada zaman penjajahan Belanda. Makamnya berlokasi di Jalan Arteri Yos Sudarso...

Lainnya

Menarik

Populer

Taman Pierre Tendean Usung Konsep Smart Park

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Taman Pierre Tendean bakal menjadi taman percontohan di Kota Semarang. Mengusung konsep Smart Park dengan sentuhan...