alexametrics

Bupati Batang Raih Doktor di UNJ

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Di sela kesibukannya menjadi kepala daerah tidak menyurutkan semangat Bupati Batang Wihaji untuk terus menuntut ilmu. Setelah menyelesaikan gelar Master Pendidikan (MPd), kini pria kelahiran Sragen 1976 ini sukses meraih gelar doktor dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Kamis (29/8)

Sidang terbuka ujian promosi doktor digelar di Gedung Bung Hatta Pascasarjana UNJ. Sebagai dosen Promotor Prof Dr Nadiroh MPd dan Co Promotor Prof Dr Rukaesi Achmad MSi serta Dosen Penguji Prof Dr Ir Amos Neolaka MPd dan Prof Dr Anna Permanasari MPd.

Atas kelulusannya tersebut, Wihaji resmi menyandang gelar doktor dari Program Studi Manajemen Lingkungan Hidup Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan UNJ.

Baca juga:  MTs Al Islam Wisuda 89 Siswa

Adapun judul disertasi Wihaji, yakni Evaluasi Implementasi Kebijakan Lingkungan Dalam Rangka Green Industri Properti di Kota Depok Provinsi Jawa Barat dengan metode evaluasi grindle.

Dalam disertasinya, Wihaji menjelaskan permasalahan hidup yang semakin kompleks beberapa tahun terakhir ini harus dicarikan solusi yang tepat dalam mengatasinya, terutama dalam pertumbuhan bisnis properti yang akhir-akhi ini menjamur. Tidak hanya di perkotaan, namun juga di daerah-daerah. Perumahan menjadi salah satu kebutuhan pokok yang setiap tahunnya bertambah. Konsep green industri properti ini menjadi sedikit solusi dari permasalahan tersebut.

“Setuju tidak setuju selama manusia, penduduk bertambah, maka secara otomatis kebutuhan rumah juga bertambah. Setiap perumahan menyumbang 60 persen kerusakan lingkungan. Atas dasar inilah, saya mengambil disertasi tentang konsep green industri properti,” ucap Wihaji usai dikukuhkan sebagai doktor.

Baca juga:  Pejabat Baru Jadi Duta Prokes

Dia mencotohkan dirinya sebagai pecinta lingkungan yang menginginkan ke depannya para kontraktor membangun perumahan memakai konsep green industri. Sehingga perumahan menjadi ramah lingkungan.

“Untuk pembangunan perumahan di Batang, saya akan permudah izinnya.  Namun harus betul-betul diperhatikan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup yang disebut dengan UPL dan UKL,” jelasnya.

Wihaji memprediksi dengan seksama dampak dan pengendaliannya terkait pembangunan perumahan. Sehingga Dinas Lingkungan Hidup harus benar-benar kuat untuk mengawasi proyek pembangunan yang ada di Batang.

“Saya juga berharap semua pembangunan, baik perumahan dan industri yang ada di Batang selalu memperhatikan lingkungan demi keberlangsungan hidup anak cucu kita,” harapnya.

Baca juga:  Bupati Batang Bantu Penanganan Penderita Hidrosefalus

“Semoga ini amal yang tidak putus sampai akhirat, mulai dari amal jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendoakan orang tuanya. Ilmu yang saya raih sekarang ini kelak dapat membawa manfaat lebih banyak lagi buat masyarakat bangsa dan negara,” tambahnya. (han/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya