alexametrics

Debit Air Susut, Petani Gringsing Bikin Bendungan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BATANG – Walaupun saat ini belum sampai puncak musim kemarau, namun kasus kekeringan sudah mulai dirasakan oleh beberapa warga di Kecamatan Gringsing. Tak hanya sumur tradisional yang mengering, sawahpun ikut terdampak karena debit air dari sungai irigasi turun drastis. Seperti yang terjadi di desa Lebo dan desa Krengseng Kecamatan Gringsing. Sulitnya air menyebabkan petani tak bisa menggarap sawah dan hanya membiarkan lahan itu terbengkalai.
Di desa Lebo sekitar 29 hektar sawah menjadi padang rumput. Sulitnya air irigasi diperparah oleh lintasan jalan tol Semarang Batang yang menyebabkan banyak sungai kecil tertutup.

Jika sebelumnya ada sekitar dua puluh parit yang mengalirkan air dari Kutosari sekarang hanya tersisa lima dan itupun hanya mengalir saat musim hujan. “Sudah dua tahun kami gagal panen terutama yang berada di sebelah barat desa. Dari dulu air sulit dan sekarang alirannya tertutup jalan tol,” kata Kades Lebo Sunardi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (11/08/2018).

Baca juga:  Sepakat RS Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih

Untuk menanggulangi masalah ini pernah diupayakan dengan mengambil air dari sungai memakai mesin pompa tapi inipun hanya bisa mengairi sedikit sawah saja. Selain butuh biaya besar juga sungai yang diambil airnya mengering dan tempatnya jauh.

Melalui rembug desa Sunardi akhirnya mengambil keputusan untuk membangun bendungan di sungai Lebo Kulon. Meskipun kecil tapi Sunardi optimis 29 hektar sawah yang kekeringan bisa terairi dan rutin tanam setahun tiga kali.
“Sebagian tanah bengkok kami jadikan bendungan. Meskipun pekerjaan agak berat karena aliran air berada di bawah tapi setidaknya dengan membendung dapat menaikkan aliran air. Tinggal nanti diatur pembagiannya,” lanjut Sunardi.

Anggaran Dana Desa Tahap I seluruhnya dipakai untuk membuat bendungan ini dan sisanya diambil dari pos lain.
Bulan September depan diharapkan bendungan kecil ini sudah selesai pembangunannya dan bisa difungsikan.(han/sas)

Baca juga:  Rp 179,6 Miliar APBD Batang 2020 Tak Terserap

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya