Latih Kemandirian Ekonomi, Puluhan PGOT Dibekali Skill Berwirausaha

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Puluhan pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT) dibekali dengan skill berwirausaha. Langkah ini sebagai upaya untuk membuat mereka lebih mandiri setelah dikembalikan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Tengah, Retno Sudewi mengatakan, PGOT butuh dibekali skill dan peningkatan produktivitas ekonomi. “Jadi ketika mereka sudah mempunyai jiwa kewirausahaan, bisa mandiri saat dilepas nanti,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan terdiri dari pembuatan batik ecoprint, pemberian trauma healing, serta sosialisasi mengenai UU tentang tindak pidana kekerasan seksual (UUT PKS). Ada 65 PM yang mengikuti pelatihan. Sementara hasil dari pelatihan pembuatan batik ini akan dikawal dalam pembuatan hingga promosi dan penjualannya. Yakni melalui bazar yang akan digelar. “Kalau sudah bisa membuat sendiri. Cara pengemasan dan pemasaran akan diajarkan. Ketika ada pameran akan kita ikutkan juga,” tambahnya.

Baca juga:  Sepuluh Anak Punk dan Pengamen Diamankan

Kepala Panti Mardi Utomo Moh Sigit mendukung kegiatan tersebut. Dengan sinergitas antara Panti Pelayanan Sosial PGOT Mardi Utomo dan DP3AKB memberikan dampak yang positif bagi penerima manfaat. “Semoga memberikan dampak yang positif bagi penerima manfaat. Sehingga ada inovasi yang memberikan kesempatan untuk para PGOT mengembangkan kemampuan menuju kemandirian,” akunya. (kap/fth)



Baca artikel dan berita terbaru di Google News

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya