alexametrics

Pemprov Jateng Harus Prioritaskan Pegawai Non ASN

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pemprov harus bisa mengakomodir dan memprioritaskan pegawai Non ASN di Jateng. Hal itu menyusul dengan adanya Surat Edaran Menpan-RB bernomor B/185/M.SM.02.03/2022 yang bakal menghapus status pegawai Non ASN mulai November 2023.

Pegawai Non ASN selama ini sudah banyak berkontribusi dan ikut dalam membantu roda pemerintahan. “Jika statusnya mereka dihapus, harus ada solusi untuk mengakomodir pegawai non ASN, terutama di Jateng,” kata Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono.

Dalam SE tersebut, salah satu poin penting adalah menghapus Non ASN dan hanya mengakui pegawai ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Masalahnya muncul karena perekrutan P3K terbatas dan tidak semua non ASN bisa lolos seleksi. “Paling tidak harus ada kebijakan khusus agar mereka yang sudah puluhan tahun menjadi non ASN bisa terakomodir,” ujarnya.

Baca juga:  Tantang DLH Terapkan Sanitary Landfill Sebelum 2025

Politisi Golkar ini menilai kebijakan dari pemerintah tentu sudah melalui berbagai kajian kuat. Tetapi, semua tetap harus melihat realitas di lapangan, mengingat selama ini beban kerja pegawai non ASN juga tidak bisa dianggap ringan. Pegawai non ASN berada di sektor terdepan dalam pelayanan. Seperti di bidang retribusi, pariwisata hingga pelayanan publik.

“Sebenarnya tujuannya bagus untuk penataan pegawai di lingkungan pemerintah. Tetapi harus bisa tetap ada solusi terbaik, pemerintah daerah harus bisa menata dan tetap mengakomodir bagi mereka yang sudah mengabdi puluhan tahun. Dengan kebijakan khusus disesuaikan keuangan daerah,” tambahnya.

Kepala Bidang Informasi dan Kepegawaian BKD Provinsi Jateng Sukardi mengatakan khusus Pemprov Jateng dari 47 pegawai, 27 ribu di antaranya merupakan tenaga non ASN. Jumlah itu bisa jauh lebih besar jika ditambah dengan pegawai non-ASN di kota/kabupaten di Jateng. “Ada 60 persen tenaga non-ASN di Jateng yang bakal terkena imbas penghapusan non-ASN pada 28 November mendatang,” tambahnya. (fth)

Baca juga:  960 Calon Bintara Polda Jateng Jalani Pendidikan Tatap Muka

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya