alexametrics

Berjiwa Melayani, Tak Lupakan Integritas

Empat Penjabat Kepala Daerah Dilantik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Empat daerah memiliki nakhoda baru. Tiga daerah diisi pejabat Pemprov Jateng, satu daerah diisi sekda Batang. Pelantikan penjabat kepala daerah tersebut dilantik oleh Gubernur Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Praja, Minggu (22/5) malam.

Penjabat Wali Kota Salatiga dipercayakan oleh Sinoeng Noegroho Rachmadi, Kepala Disporapar Jateng. Sedangkan untuk mengisi kepemimpinan Pemkab Batang, gubernur menunjuk Sekda Batang Lani Dwi Rejeki. Selanjutnya, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Edy Supriyanta, ditunjuk sebagai Penjabat Bupati Jepara. Mereka menggantikan tiga kepala daerah yang telah habis masa baktinya pada 22 Mei.

Sementara Tri Harso Widirahmanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Pendudukan dan Catatan Sipil (Dispermades) Jateng, yang baru dilantik Februari lalu, kini ditugaskan menjadi Penjabat Bupati Banjarnegara. Tri menggantikan bupati non-aktif Budhi Sarwono yang terjerat kasus korupsi.

Baca juga:  Soal Pembelajaran Tatap Muka, Gubernur Ganjar: Sabar Dulu

Disaksikan rohaniwan keempat penjabat mengucap janji dan menandatangani pakta integritas. Mereka bertugas kurang lebih satu tahun. Seremoni dilanjutkan dengan pelantikan penggerak PKK dan Dekranasda. Pelantikan dihadiri oleh Forkopimda Jawa Tengah, Forkopimda kabupaten/kota terkait.
Jajaran manajemen Jawa Pos Radar Semarang pun hadir dalam prosesi pelantikan tersebut. Rombongan dipimpin Direktur Baehaqi. Bersama Pemimpin Redaksi Arief Riyanto, Manajer Bisnis Sugiyanto Wiyono, Manajer Keungan Indah Fajarwati, wartawan Salatiga Dhinar Sasongko, dan Kepala Biro Pekalongan Luthfi Hanafi, tim menyerahkan karangan bunga dan mengucapkan selamat kepada Sinoeng Noegroho dan Lani Dwi Rejeki.
Sinoeng Nughroho mengaku, ini bukan pertama kalinya ia mendapat tugas memimpin di daerah. Namun, diakui penugasan di Kotamadya terbilang baru.

Baca juga:  Waspada Pengembang Abal-Abal Lur, 21 Warga Ditipu Perumahan Subsidi di Rowosari Tembalang

“Yang paling penting semangat dan jiwa melayani. Jangan lupakan integritas!” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Sementara Ganjar memberi rambu-rambu bagi penjabat untuk menjaga integritas, tidak korupsi, dan mampu melayani masyarakat dengan profesional. Rencananya, akan diadakan report tiga bulanan sebagai bagian dari gerakan anti korupsi.
“Tidak ada yang mempersulit masyarakat, tidak ada pungli, hindari conflict of interest,” tegas Ganjar.

Kemudian disampaikan saat ini masyarakat yeng mengalami kondisi fuka atau ketidakpastian. Oleh karena itu, ia meminta para penjabat aktif berkoordinasi dengan pemprov dan jajaran pejabat lainnya.”Mungkin Banjarnegara perlu effort (menekan kemiskinan), tapi nggak perlu minder,” tutur Ganjar. (taf/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya