alexametrics

Sediakan 30.500 Kuota Mudik Gratis Perantau Jateng

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangPemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan Jasa Raharja menyediakan kuota 30.500 bagi perantau asal Jawa Tengah untuk mudik gratis pada 2022. Utamanya yang bekerja di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jateng Henggar Budi Anggoro mengatakan, Jasa Raharja membuka kesempatan bagi 20.000 pemudik Jateng yang berangkat dari Jabodetabek. Namun pendaftaran telah ditutup 15 April lalu. Sedangkan dari Kemenhub pendaftaran 10.500 mudik gratis masih dibuka sampain 24 April.

“Ini terbagi untuk mudik sebanyak 8.100 dan kouta mudik balik ke perantauan 2.400,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Di samping itu, Kemenhub juga menyediakan truk bagi mereka yang berencana membawa pulang sepeda motor. Pada mudik ke kampung halaman, disediakan 17 truk untuk mengangkut 510 sepeda motor. Jumlah truk yang sama berlaku juga untuk mudik balik ke perantauan setelahnya. Rencananya pemberangkatan mudik dimulai tanggal 28-29 April mendatang.

Baca juga:  Pemudik ke Batang Melonjak dalam Sepekan, Jumlahnya Ribuan

Kota tujuan di Jawa Tengah di antaranya Tegal, Semarang, Demak, Kudus, Boyolali, Solo, Klaten, Wonogiri, Magelang, Wonosobo, Kebumen, dan Purwokerto. Lalu dua kota lainnya berada di luar jateng, yakni Yogyakarta dan Wonosari.

Untuk mudik balik, pemberangkatan berada di lima titik. Yakni Solo, Wonogiri, Semarang, Purwokerto, dan Yogyakarta, dengan tujuan daerah Jabodetabek.

“Pendaftaran online bisa melalui mudikgratishubdat.dephub.go.id ” imbuhnya.

Pemprov Jateng bersama para bupati atau wali kota juga menyiapkan 118 bus untuk mudik gratis pada 28 April atau H-5 Lebaran. Bus tersebut sumbangan dari Bank Jateng beserta sejumlah pemerintah kabupaten atau kota.

Sementara peluang mudik gratis bagi perantau di luar Pulau Jawa masih dibahas. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga berupaya agar program mudik juga dapat diberikan sekaligus untuk mudik balik ke perantauan setelah lebaran usai. (taf/zal)

Baca juga:  Soal Tempat Wisata, Ganjar: Kalau Agak Berat untuk Mengawasi, Ditutup Saja

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya