alexametrics

Atasi Kemiskinan, Tingkatkan Kesejahteraan Petani Jateng

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Fraksi PPP DPRD Jawa Tengah menyorot masalah kemiskinan yang cukup tinggi. Pemprov harus bisa meningkatkan kesejahteraan dan penghasilan petani. Langkah itu bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi angka kemiskinan di Jateng.

“Jika ingin mengurangi angka kemiskinan, tingkatkan penghasilan petani,” tegas Anggota Fraksi PPP DPRD Jateng H. Abu Nafi.

Cara yang paling praktis dengan pengalihan subsidi pupuk ke subsidi harga pasca panen. Selama ini persoalan petani setiap panen harga selalu rendah. Padahal untuk biaya operasional sudah cukup tinggi. “Untuk subsidi pupuk harus segera dikaji ulang, karena kenyataannya tidak meringankan tapi justru menyulitkan petani, khususnya petani kecil,” ujarnya.

Baca juga:  23,5 Juta Pemudik Diprediksi Bakal Masuk Jateng

Anggota Komisi B DPRD Jateng ini menambahkan dari tahun ke tahun pengelolaan pupuk meski berganti-ganti cara selalu saja bermasalah. Saat berdiskusi dengan petani, hampir semua mengeluhkan jika pangkal masalah pertanian adalah ketika dibutuhkan pupuk langka. Termasuk dengan pupuk subsidi. Ia mengaku di dapil 5 Jateng (Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora) hasil pertanian cukup menggembirakan. “Tetapi kondisi tersebut tidak ditopang dengan ketersediaan pupuk cukup. Jadi harus ada terobosan agar tidak bergantung dengan pupuk kimia,” tambahnya.

Politisi PPP ini mengaku terus mengkampanyekan kembali ke pupuk organik. Langkah itu sebagai antisipasi ketika ada kelangkaan pupuk di lapangan. “Saya anak petani dan ingat betul waktu kecil tidak kenal yang namanya urea, za atau Phonska. Murni pengolahan pertanian pakai pupuk kandang. Untuk itu mari kita kembali ke masa lalu dan mencoba memaksimalkan pupuk kandang,” tambahnya. (fth/web/bas)

Baca juga:  Aklamasi, Panggah Susanto Pimpin Golkar Jateng

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya