alexametrics

Rehab Rumah Kader PDIP, Ganjar Pranowo: Ini Tondo Tresno Saya

Artikel Lain

GANJAR ADV

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Jumat berkah, mungkin ini kata-kata yang pas disematkan untuk Suryono, 62. Sebab di hari itu, rumah Wakil Ketua PAC PDIP Banyubiru itu didatangi orang nomor satu di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Ganjar yang sedang melakukan perjalanan dinas ke Magelang sengaja mampir ke rumah Suryono. Dia mendapat informasi, Suryono tinggal di rumah yang tidak layak huni. Ganjar datang, untuk bersilaturahmi sekaligus ingin memberikan bantuan renovasi rumah kepada salah satu kader PDIP itu.

“Monggo pinarak pak Ganjar, ngapunten kondisi omahe kadhos meniko (maaf kondisi rumahnya seperti ini),” kata Suryono menyambut kedatangan Ganjar.

Rumah Suryono memang sangat sederhana. Rumahnya berukuran kecil, dengan lantai masih plester biasa.  Tak ada perabot mewah di rumahnya, hanya ada kursi dan meja kayu sederhana di ruang tamu. Mendongak ke atas, atap rumahnya ternyata banyak yang berlubang. Apalagi, di bagian dapur, kondisinya lebih mengenaskan. Dinding dan kayu penyangga rumah sudah keropos. Genting banyak yang berlubang dan bocor saat hujan.

Baca juga:  Maret hingga Desember, 218 Polisi Positif Covid

Namun, dapur itu merupakan bagian favorit bagi Suryono. Di bagian dapur itu, terpajang bendera PDIP dengan ukuran sangat besar. Selain itu, foto-foto tokoh PDIP juga dipajang di sana. Ada foto Soekarno, Megawati, Jokowi sampai Ganjar Pranowo.

“Lho ini kok besar sekali ini benderanya, keren ini. Wah ada foto-foto pak Soekarno juga, ini bu Megawati, Jokowi. Ini foto tahun berapa ini, sepertinya lama sekali ya. Ada foto saya sama Gus Yasin juga. Njenengan kader militan berarti pak,” kata Ganjar saat memasuki bagian belakang rumah Suryono.

“Saya kader PDIP sejak 1997 pak, sudah lama sekali,” kata Suryono.

Ganjar pun tersenyum melihat koleksi dan pernak-pernik PDIP milik Suryono. Koleksi itu semakin menegaskan, bahwa Suryono kader Banteng sejati.

Purun mboten omahe didandosi (mau nggak rumahnya diperbaiki). Kalau mau nanti saya bantu perbaiki. Tapi syaratnya, bangunnya harus pakai gotong royong. Sambatan,” ucap Ganjar.

Baca juga:  Rumahnya Didatangi Ganjar, Mbah Atmo Sesepuh PDIP Bangga

Dengan senang hati Suryono menerima tawaran bantuan itu. Bahkan saat Ganjar menanyakan kapan siap gotong royong memperbaiki rumah, Suryono mengatakan siap kapan saja.

“Siap pak, kapan saja. Tinggal nunggu hari baik. Hari baiknya itu ya saat ada uangnya,” canda Suryono yang membuat Ganjar terpingkal.

Saat itulah Ganjar melontarkan pertanyaan cukup menggelitik. Sambil bercanda, Ganjar menanyakan pada Suryono apakah dirinya keberatan jika video kunjungannya itu diupload di media sosial miliknya.

Kerso mboten nek kulo posting? Mengko nesu (nanti marah), terus bantuane dibalekke (kemudian bantuannya dikembalikan),” canda Ganjar.

Mboten pak, kulo remen sanget kok dibantu (tidak dikembalikan pak, saya senang sekali dibantu),” jawab Suryono.

Ganjar menerangkan, sebenarnya tidak hanya kader PDIP yang menjadi sasaran dari program rehab rumah tidak layak huni. Semua masyarakat yang membutuhkan akan dibantu, karena Jateng sedang menggenjot penanganan kemiskinan ekstrem.

Baca juga:  Targetkan 50 Ribu Penerima Manfaat Ramadan

“Hanya saja, karena ini lagi ulang tahun partai (PDIP), ternyata ada kok kader kita yang juga perlu dibantu. Saya hanya ingin mengapresiasi kawan-kawan kita yang sudah berjuang sangat luar biasa. Mudah-mudahan manfaat dan barokah. Ini tondo tresno dari saya,” kata Ganjar.

Sementara itu, Suryono sendiri tidak menyangka akan didatangi Ganjar. Bahkan, orang nomer satu di Jawa Tengah itu ingin membantu memperbaiki rumahnya.

“Nggak nyangka saya, mendapat berkah sekaligus. Didatangi pak Ganjar, dibantu, senang sekali rasanya. Tadi cucu saya juga dikasih hanphone. Ini anugerah dari Tuhan,” kata Suryono.

Rumah Suryono itu memang mendesak diperbaiki. Rumahnya sering bocor saat hujan turun. Namun karena bekerja sebagai buruh tani, Suryono belum bisa memperbaiki.

“Ya senang sekali, tadi ditanya pak Ganjar apa mau mengembalikan bantuan seperti yang lain. Saya jawab ya tidak, lha mumpung ada yang bantu masa ditolak,” pungkasnya. (sls/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya