alexametrics

Sekolah Tani, Bantu Penanggulangan Kemiskinan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Masih tingginya angka kemiskinan di Jawa Tengah menjadi perhatian semua pihak. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berupaya turut dalam menjawab tantangan penanganan kemiskinan dengan meluncurkan Sekolah Tani Ternak dan Nelayan (ST2N).

Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengatakan, sekolah ini sekaligus menjawab tantangan maupun gambaran kalau profesi petani, peternak, dan nelayan tidak menjanjikan. Melalui Sekolah Tani Ternak dan Nelayan ini, pihaknya mengajak bersama-sama bertumbuh, keluar dari kemiskinan. “Saat pandemi sektor ini masibh terus bertahan,” katanya.

Ia menambahkan, LIPI memperkirakan tahun 2065 petani Indonesia akan hilang. Petani muda hanya delapan persen yang berusia 20-30 tahun. Sementara 33,4 juta petani berusia di atas 50 tahun. Oleh karenanya Syaikhu menjelaskan, ST2N juga hadir untuk memenuhi kebutuhan pemuda di sektor pertanian.  “PR besar bangsa ini adalah memberikan kesejahteraan bagi rakyat, utamanya yang masih perlu dimajukan adalah para petani, peternak, dan nelayan,” tambahnya.

Baca juga:  Setahun, Zakat ASN Pemprov Jateng Rp 55 M

Syaikhu menyebut kehadiran anak-anak muda mewarnai sektor pertanian Indonesia sangat diharapkan. Berbekal ide cemerlang, kreativitas, dan inovasi petani muda, pertanian Indonesia berpotensi akan semakin maju dan berkembang. Terlebih jika pengembangan sektor pertanian dipadukan dengan kemajuan teknologi, tentu dampaknya akan semakin signifikan. “Anak-anak muda lah yang paling memahaminya,” ujarnya.

Ketua DPW PKS Jawa Tengah Muh Haris menambahkan, pemerintah harus fokus pada pengentasan kemiskinan petani, nelayan, dan peternak. Sebagian besar kantong kemiskinan di Jawa Tengah adalah di sektor tersebut. Menurutnya, potensi di sektor agribisnis tinggi. Geografisnya mendukung, iklimnya mendukung. Tinggal bagaimna kebijakannya, keberpihakannya.

“Brebes misalnya mempunyai potensi dari laut sampai gunung. Tetapi tingkat kemiskinan masih tinggi,” tambahnya. (fth/zal)

Baca juga:  ASN, PLTU dan Pasar Tradisional Jadi Klaster Menonjol di Jateng

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya