alexametrics

Nataru, 121 Personel SAR Siaga di Enam Titik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sebanyak 121 personel dari Kantor SAR Semarang telah disiagakan untuk menghadapi arus mudik dan balik selama Natal dan Tahun Baru. Ratusan personel tersebut disiagakan di enam titik di Jateng.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengatakan, turut menjadi bagian dalam menghadapi Nataru. “Yang kami lakukan pertama adalah memberikan pelayanan quick response kepada masyarakat. Kedua, menjamin kenyamanan di dalam pelaksanaan Natal dan Tahun Baru. Ini bagi masyarakat nyaman,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang Minggu (18/12) kemarin.

Terkait hidrometeorologi, menurutnya, akhir-akhir ini intensitas hujan disertai angin kencang sangat tinggi. Meski demikian, pihaknya telah mempersiapkan diri untuk kesiapsiagaan dalam menghadapi masalah hidrometeorologi. “Fokus kami ada dua saat ini, yaitu masalah siaga untuk Natal dan Tahun Baru dan siaga bencana hidrometeorologi,” tegasnya.

Baca juga:  Selain Pandemi, Warga Pantura Juga Dipusingkan Rob

Titik siaga yang dilakukan, kata Heru, terdapat empat pos, antara lain di Jepara, Surakarta, Wonosobo, dan Magelang. Selain itu, pihaknya juga membuka pos di Semarang, yakni di Kalikangkung. “Kami akan patroli mulai dari Kalikangkung sampai Tegal dan kembali ke Kalikangkung. Itu kami laksanakan secara rutin. Jadi ada enam titik yang kami siagakan,” bebernya.

Pihaknya juga sudah menggelar apel personel di Mako SAR Semarang untuk memastikan kesiapan personel, termasuk peralatan utama. Seperti rescue car, rescue truck, motor trail, rescue excavator dan rescue boat KN.SAR Sadewa 231 untuk menunjang kelancaran siaga Nataru dan kebencanaan tersebut.

Heru menambahkan, pelaksanaan siaga SAR khusus Natal dan tahun baru 2020 akan dilaksanakan selama 19 hari mulai Sabtu (17/12). Nantinya, seluruh personel yang terlibat akan melaksanakan pemantauan baik di lalu lintas jalan tol, pelabuhan, bandara, maupun terminal, serta tempat-tempat wisata.

Baca juga:  Dua Pasar di Semarang Digelontor 18 Ton Minyak Goreng

“Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang mungkin saja terjadi yang dapat mengancam jiwa masyarakat, terutama terkait kebencanaan maupun kecelakaan yang membutuhkan penanganan khusus SAR,” pungkasnya. (mha/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya