alexametrics

Gubernur Ganjar Kirim Tim Relawan dan Bantuan Logistik Rp 934 Juta

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bertindak cepat membantu korban erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur. Setelah menggelar doa bersama para santri di Tawangmangu pada Sabtu (4/12) dan menyatakan siap membantu, Senin kemarin (6/12), Ganjar memberangkatkan 50 relawan bersama bantuan logistik senilai Rp 934 juta ke Jawa Timur.

Sebanyak 50 relawan terdiri atas berbagai unsur. Di antaranya relawan BPBD, PMI, SAR, Tagana, pramuka, MDMC, LPBINU, tim kesehatan dan lainnya. Mereka akan ditugaskan di lokasi bencana hingga 12 Desember mendatang.

Sementara untuk bantuan logistik yang diberangkatkan Ganjar tidak hanya terdiri atas kebutuhan pokok seperti sembako, selimut, kasur, obat-obatan dan lainnya. Namun, Ganjar mengirimkan bantuan yang lebih spesifik seperti sarung, mukena, sajadah, kasur lipat, popok bayi, pembalut wanita, pakaian dalam, peralatan mandi, genset, air bersih, hingga sayuran segar.

“Selamat berjuang. Bantuan kawan-kawan sangat diperlukan untuk operasi kemanusiaan bagi saudara-saudara kita di Semeru. Tolong begitu datang langsung lapor, dan siap di-BKO-kan dimanapun yang dibutuhkan. Catat apa saja yang dibutuhkan dan kalau ada yang mendesak segera komunikasikan agar bisa segera kita bantu. Jaga kesehatan, jangan merepotkan,” kata Ganjar pada relawan yang akan diberangkatkan ke Semeru.

Baca juga:  Dengan B5, Tips Sukses Hidup Ala Polisi

Ganjar mengatakan, hingga Minggu malam (5/12), pihaknya terus berkomunikasi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terkait erupsi Semeru. Ia juga berkomunikasi dengan sejumlah kepala desa yang ada di sekitar gunung itu. “Hari ini kami mencoba membantu saudara-saudara kita di Semeru. Dari operasi kemanusiaan ini, saya berharap bisa meringankan beban mereka,” katanya.

Ganjar begitu bangga karena jajarannya sangat sigap untuk melaksanakan operasi kemanusiaan. Saat dirinya mengatakan akan membantu korban erupsi Semeru, sejumlah instansi seperti BPBD, PMI, BUMN, BUMD, Baznas, relawan semuanya langsung bekerja menggalang kekuatan.

“Hari ini kita kirim bantuan logoistik. Ada bahan makanan, sarung, mukena, kebutuhan perempuan, anak-anak termasuk tangki air ke Jatim. Mudah-mudahan bisa membantu,” ucapnya.

Baca juga:  Masyarakat Harus Eling lan Ngelingke

Ganjar mengatakan akan terus berkomunikasi dengan Jawa Timur terkait perkembangan yang terjadi. Menurutnya, kiriman bantuan ini merupakan kiriman pertama dan tidak menutup kemungkinan akan ada kiriman bantuan selanjutnya sesuai kebutuhan di lokasi bencana.

“Maka saya tadi minta teman-teman mengecek, kebutuhan apa yang mendesak di sana agar bisa kami bantu. Saya juga sudah komunikasi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terkait perkembangan yang ada. Teman-teman relawan ini saya minta, begitu datang langsung lapor ke pihak sana dan siap di-BKO-kan sesuai kebutuhan agar semua terorganisasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPBD Jateng Safrudin mengatakan, bantuan logistik dan tim relawan yang dikirimkan sudah dikoordinasikan dengan Jatim. Bantuan apa yang dibutuhkan dan spesifikasi relawan sudah sesuai dengan kebutuhan.

Baca juga:  Rumahnya Didatangi Ganjar, Mbah Atmo Sesepuh PDIP Bangga

“Dari koordinasi kami, untuk kebutuhan pengungsi seperti air mineral, makanan, biskuit, pakaian dalam, kebutuhan perempuan, sarung, selimut, mukena, sajadah, obat-obatan, masker dan sebagainya. Kami juga mengirim genset, tangki air serta sembako dengan sayuran segar ke sana,” ucapnya.

Untuk relawan, tim relawan yang dikirimkan memiliki beragam keahlian. Di antaranya menangani logistik, dapur umum, kesehatan, pertukangan untuk pembuatan hunian sementara, psikososial, dan sebagainya.

“Untuk sementara mereka akan bertugas selama seminggu. Namun kita nanti melihat ke depan, apakah diperlukan perpanjangan waktu, penambahan personel dan sebagainya. Itu akan kami koordinasikan terus,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi besar. Hingga saat ini, tercatat 14 korban meninggal dunia dan puluhan korban mengakami luka-luka. (akr/taf/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya