alexametrics

Trans Jateng Rute Semarang-Grobogan Mulai Beroperasi, Catat Tarifnya

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sebanyak 14 unit bus Trans Jateng siap melayani rute Semarang-Gubug (Grobogan) yang akan dimulai 7 Oktober mendatang.

Setelah sukses melayani masyarakat dengan rute Semarang-Bawen, Semarang-Kendal, Purwokerto-Purbalingga, Kutoarjo-Borobudur, Surakarta-Sangiran-Sumberlawang. Kini rute Semarang-Gubug menjadi rute keenam yang akan diluncurkan pengelola Trans Jateng.

Bus rute itu berukuran medium yang terdiri atas 21 kursi duduk. Ada juga kursi prioritas untuk difabel, ibu hamil, dan lansia. Bus Trans Jateng ini mampu menampung 40 penumpang. Di dalamnya, dilengkapi 20 hand grip untuk penumpang yang berdiri.

Selama PPKM level 2, bus Trans Jateng hanya bisa menampung 75 persen penumpang atau 30 penumpang. “Sekitar 21 penumpang yang duduk dan 9 penumpang berdiri,” terang Kepala Balai Trans Jateng Joko Setiawan.

Baca juga:  Pebiliar Jateng Sabet Emas PON Papua, Gubernur Ganjar Ungkap Firasat Kehabisan Kaos

Dia jelaskan, Bus Trans Jateng Semarang-Gubug ini akan dimulai dari Terminal Penggaron ke Halte Pasar Tegowani, Terminal Gubug, Terminal Mintreng, Terminal Godong, dan SMAN 1 Godong. Pada rute itu, akan disiapkan 63 titik naik turun penumpang. “Akan ditambah 51 titik bus stop juga,” sambungnya.

Sekarang ini, pihak Trans Jateng sedang melakukan trial kru dan pramudi. Termasuk beberapa persiapan lainnya, seperti pembangunan halte, pembuatan bus, dan rekrutmen pegawai yang sudah selesai dilaksanakan. “Rute ini memiliki potensi cukup besar. Khususnya dari karyawan pabrik, pelajar, pedagang pasar, dan pengunjung tempat wisata,” jelasnya.

Bus Trans Jateng rute ini akan memudahkan masyarakat yang hendak menuju ke Demak. Terdapat titik integrasi dengan angkutan umum lain di Terminal Godong.

Baca juga:  Kinerja Baik, Bank Jateng Gandeng BPR Arto Moro

Selain itu, BRT ini diharapkan bisa menggaet masyarakat yang mulanya menggunakan kendaraan pribadi, kemudian beralih ke layanan Trans Jateng. “Tarifnya juga murah. Cukup Rp 2 ribu untuk buruh, pelajar, dan veteran. Dan masyarakat umum Rp 4 ribu saja,” tandasnya. (cr8/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya