alexametrics

Pelanggaran Lalu Lintas Jateng Turun Drastis

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Angka pelanggaran lalu lintas di Jateng pada 2021 menurun drastis sebanyak 84 persen. Tahun lalu tercatat 471.523 pelangggaran, sedangkan tahun ini hanya 73.958 kasus saja.

Jumlah tilang yang menurun didorong oleh berkurangnya mobilitas masyarakat di luar ruangan, termasuk di jalan raya. Akhirnya dengan jumlah pengendara tak sebanyak biasanya, jumlah tilang ikut berkurang.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Jateng AKBP Andika Bayu Aditama juga mengatakan selama pandemi meminimalisasi tilang manual. Pihaknya telah mengoperasikan tilang melalui kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

“Ini demi mengurangi kontak langsung petugas dengan pelanggar lalu lintas,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Menurutnya selama ini kesadaran masyarakat untuk menaati tata tertib lalu lintas masih sangat kurang. Hal itu mengakibatkan jumlah angka kecelakaan terus bertambah. Pada 2021 sebanyak 12.087 kecelakaan terjadi. Jumlah korban meninggal meningkat 6 persen dibanding tahun lalu, sejumlah 131 korban jiwa.

Baca juga:  Buang Sampah di Dapat Kuota Internet

Dalam pantauan koran ini, pengendara sering kali mengabaikan peraturan lalu lintas di sejumlah titik jalan di Semarang. Seperti halnya di Jalan Untung Suropati, banyak pengendara bersliweran tanpa mengenakan helm di kepalanya.

Rambu lalu lintas arah TPA Jatibarang pun kerap diabaikan. Banyak yang tetap nekat melaju meski lampu merah. Pengendara dari arah lain terblokir dan terpaksa mengalah. Keamanannya ikut terancam karena kecerobohan banyak pengendara nakal. “Maka perlu digalakkan lagi pendidikan lalu lintas,” tandasnya.

Pihaknya sebelumnya telah menggelar banyak kegiatan pendidikan. Seperti road safety partnership action, kegiatan manajemen rekayasa lalu lintas analisa daerah rawan kecelakaan, dan lainnya. Meski begitu, ia juga meminta orang tua menanamkan tertib lalu lintas pada anak. Karena rasa aman di ruang publik adalah kebutuhan primer semua pengguna jalan.

Baca juga:  Angka Kesembuhan Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional

Ia harap dengan ETLE sebagai terobosan penindakan pelanggara secara digital, kesadaran masyarakat ikut terbangun. Saat ini bukan petugas yang berkeliling mengawasi jalan, tapi kamera yang terpasang di berbagai sudut jalan. (taf/ida)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya