alexametrics

Tekan Angka Laka Lantas, Luncurkan Gerlantas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Menanggapi jumlah korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang berjatuhan setiap hari, DPD Jateng meluncurkan Gerakan Tertib dan Selamat Berlalu Lintas (Gerlantas). Polda Jateng, Dishub Jateng, dan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menyambut baik ajakan kerja sama gerakan itu.

Anggota DPD RI Jateng Adbul Kholik menyampaikan, data rata-rata jumlah kecelakaan di Jateng sebanyak 55 kasus. Lima sampai sembilan orang di antaranya meninggal. Korban kebanyakan remaja hingga pekerja muda. Miris melihat fakta itu, ia menganjurkan agar anak SMP dibekali keselamatan berlalu lintas pada muatan lokal. “Ini hal yang tidak kelihatan, tapi jumlah korbannya luar biasa,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Pihaknya juga menjalin kerja sama dengan LBH transportasi untuk advokasi soal hal ini. Lalu merangkul aktivis baik dari kalangan mahasiswa, organisasi kepramukaan, KNPI daerah, Pemuda Muhammadiyah, dan IPNU. Semua ketua BEM kampus di Jateng juga diundang secara virtual. Delapan diantaranya hadir secara langsung di Kantor DPD RI Jateng.

Baca juga:  Hujan Deras, Jalanan di Semarang Tergenang

Gerakan tersebut mengajak semua warga Jateng untuk bersikap tertib dan mengedepankan keselamatan diri dan orang lain. Sekaligus mendorong kesadaran untuk menjaga keamanan jalan sebagai fasilitas umum. Dengan memulai dari diri sendiri, keluarga, rekan dan lingkungan.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Jateng AKBP Andika Bayu Aditama mengungkapkan, angka laka lantas menurun dibanding tahun lalu. Pada 2020 sebanyak 12.483 kecelakaan terjadi. Sedangkan 2021 sebanyak 12.087 kejadian. “Tapi tahun ini jumlah korban naik 6 persen,” tandasnya.

Jumlah korban laka lantas pada 2020 sejumlah 2.036 meningkat menjadi 2.167 korban di 2021. Lebih banyak memakan korban 131 orang. 80 persen kecelakaan dialami pengendara motor. Dengan rentang usia 15-30 tahun. “Saya akui, kesadaran masyarakat untuk tertib lalu lintas masih sangat rendah,” katanya.

Baca juga:  Kasus PMK Meningkat, Tapi Stok Kurban Masih Aman

Pihaknya selama ini telah melakukan berbagai upaya pencegahan. Termasuk mengadakan kegiatan menarik seperti road safety partnership action. Lalu menganalisa daerah rawan laka. Ia melihat angin segar dari Gerlantas. “Mari ajarkan anak-anak tertib lalu lintas agar sama-sama mewujudkan rasa aman. Karena itulah kebutuhan primer manusia,” tegasnya.

Setelah beberapa sambutan, Gerlantas diluncurkan bersama. Para pejabat menandatangani komitmen tersebut. Kemudian deklarasi dibacakan dengan lantang, diikuti para peserta yang hadir. 12 peserta luring dan 175 peserta daring yang mewakili masing-masing organisasi. (taf/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya