alexametrics

Pastikan Stok Oksigen di Jateng Aman

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Sempat heboh dengan kabar oksigen di rumah sakit menipis. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo langsung meninjau Depo Samator Gas Bawen. Hasilnya, stok dipastikan aman.

“Betul ada peningkatan penggunaan. Banyak yang mencari. Tapi (stok) masih aman. Jangan panik. Terutama untuk rumah sakit jangan panik,” katanya di sela sidak Selasa (22/6/2021).

Orang nomor satu di Jateng ini pun meminta pihak rumah sakit yang memang kehabisan dan kesulitan menghubungi perusahaan penyedia oksigen bisa langsung lapor kepadanya. Penghitungan kebutuhan oksigen, proyeksikan kebutuhannya harus langsung melaporkan pada Dinas Kesehatan. Rata-rata rumah sakit sudah punya hubungan sendiri, kontrak sendiri. Sehingga jika memang kapasitasnya kurang harus memiliki inisiatif.

Baca juga:  Terus Melangkah dengan Antusiasme Baru

Ojo jagakke (Jangan bergantung). Kalau memang sudah mulai menipis jangan hanya menunggu datang. Harus inisiatif. Kalau transporternya kurang, ya ambil sendiri,” tegasnya.

Seperti di Rumah Sakit Ken Saras yang kekurangan tabung oksigen. Ganjar meminta pihak RS Ken Saras untuk datang.

Direktur Umum RS Ken Saras, Ajeg Tarius datang menemui Ganjar. Pihaknya mengaku kesulitan mendapatkan oksigen. Pihak distributor yang sudah bekerja sama dengan rumah sakit sulit dihubungi. Ajeg menyebut distributor oksigennya bernama Surya Medika.

“Sudah tadi saya telepon dihadapan Pak Ganjar juga tidak diangkat. Ini kan persoalan yang tidak main-main. Kami juga tidak tahu kenapa seperti ini, karena masalahnya bukan pada pihak kita,” keluhnya.

Baca juga:  Dua Jam di Rumah Habib Luthfi

Ganjar yang saat itu geram, langsung meminta kepada PT Samator, sehingga persoalan pemenuhan oksigen bisa terselesaikan. Ganjar memastikan PT Samator siap mencukupi kebutuhan oksigen di Jawa Tengah. Meski memang ada peningkatan, namun pihak Samator sudah mengambil tambahan suplai dari Jabar dan Jatim.

Sementara itu, GM PT Samator Jateng, Julianto mengatakan, pasokan oksigen Jateng masih aman. Meski begitu, pihaknya meminta agar rumah sakit memberikan informasi detail tentang berapa kebutuhan yang harus dicukupi. Selama ini ia tidak mengetahui kebutuhan tiap RS tapi ternyata permintaan langsung meningkat.

“Jangan mendadak. Namun untuk kondisi sekarang masih tercukupi. Nanti kalau kurang kami sudah antisipasi dengan mendatangkan beberapa isotank ke sini,” tegasnya. (ria/zal)

Baca juga:  Proyek Jalan Sriwijaya Dikebut

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya