alexametrics

Ratusan Objek Wisata di Jateng Kembali Ditutup

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Meningkatnya kasus Covid-19 pasca lebaran, ratusan destinasi wisata di Jawa Tengah memilih ditutup sementara. Data Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng menyebutkan, ada 100 lebih destinasi wisata yang ditutup.

Kepala Disporapar Jateng Sinoeng Rachmadi mengatakan, penutupan ratusan destinasi wisata tersebut sudah dilakukan setelah momentum lebaran beberapa waktu lalu. “Sampai sekarang pun mereka masih tutup,” kata Sinoeng kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (1/6/2021).

Hampir semua destinasi wisata yang ditutup tersebut ada di Kabupaten Wonogiri, Kudus, Banyumas, dan Kebumen. Penutupan juga terkait dengan lonjakan kasus Covid-19 di wilayah tersebut. Adapun total destinasi wisata di Jawa Tengah mencapai 671 objek.

Baca juga:  Pebiliar Jateng Sabet Emas PON Papua, Gubernur Ganjar Ungkap Firasat Kehabisan Kaos

Dikatakan, penutupan ratusan destinasi wisata itu dilakukan sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. “Namun sampai Covid-19 setidaknya menurun lah, baru kami kembali izinkan mereka kembali beroperasi,” terangnya.

Keempat wilayah tersebut, lanjutnya, masuk zona oranye. Khusus untuk Kabupaten Kudus, statusnya saat ini merah menuju hitam. Sehingga sangat riskan apabila destinasi wisata di daerah tersebut dibuka.

Pemberlakuan PPKM mikro di empat daerah itu akan lebih diperketat. Khusus Kudus, terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 yang luar biasa pasca lebaran. Jumlah pasien Covid-19 asal Kudus yang dirawat mencapai 1.800 orang.

Dikatakannya, khusus untuk Kudus sebagian besar destinasi wisatanya masuk kategori religi. Di mana di wilayah tersebut ada makam Sunan Kudus, Menara Masjid Kudus, dan Makam Sunan Muria.

Baca juga:  Ganjar Lobi Tiga Menteri Minta Draf UU Cipta Kerja

Pihaknya sudah mengeluarkan edaran untuk penutupan destinasi wisata religi di Kudus. Juga untuk mengurangi terjadinya kerumunan.“Selama ini, wisata religi disana banyak diburu para peziarah yang datang dari wilayah manapun, sementara akan ditutup dulu sampai keadaan benar-benar membaik,” terangnya.

Sementara untuk Banyumas, jumlah kasus positif Covid-19 memang meningkat tajam pascalebaran. Sehingga pihaknya mengeluarkan edaran untuk menutup sementara destinasi wisata yang ada di sana. Bahkan beberapa hotel di tempat wisata Banyumas kini berubah menjadi tempat isolasi pasien Covid-19. Misalnya, sejumlah hotel yang ada di kawasan wisata Baturaden. Kini banyak difungsikan pemkab setempat sebagai tempat isolasi terpusat.

Dikatakannya, daerah yang sebelumnya tutup dan kini sudah buka yakni di Kabupaten Magelang. Candi Borobudur yang sebelumnya ditutup, lanjutnya, kini sudah mulai dibuka kembali. “Sudah mulai buka, namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat,” katanya. (ewb/aro)

Baca juga:  Tidak Risih Bermesraan di Tempat Umum

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya