alexametrics

Perpanjangan SIM Bisa lewat Handphone, Simak Caranya

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Masyarakat semakin dipermudah dalam mendapatkan pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Mulai sekarang, perpanjangan SIM bisa dilakukan secara online. Yakni, lewat aplikasi SIM Nasional Presisi atau Sinar.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, fasilitas SIM online tersebut menggunakan aplikasi berbasis android. “Hari ini (kemarin, Red) telah di-launching Bapak Kapolri perpanjangan SIM secara online. Masyarakat bisa men-download aplikasi Sinar,” ujarnya di Mapolda Jateng, Selasa (12/4/2021).

Dikatakan, dengan aplikasi ini, interaksi masyarakat dengan petugas menjadi berkurang. Hal ini untuk memutus dan mencegah penularan Covid-19, sekaligus untuk meminimalkan terjadinya pelanggaran baik masyarakat maupun anggota.”Di manapun masyarakat berada, bisa mengakses aplikasi ini. Yang jelas, ini diberlakukan secara nasional,” katanya.

Baca juga:  Siswa di Zona Hijau Sudah Boleh Berangkat Sekolah

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syafiruddin menambahkan, aplikasi SIM online ini sangat baik untuk memutus mata rantai kegiatan atau hal-hal yang kurang pantas dilakukan oleh anggota.

“SIM online ini sebetulnya ada tahapannya. Sekarang SIM online untuk perpanjangan. Mulai hari ini (kemarin) Jawa Tengah sudah melakukan serangkaian kegiatan perpanjangan SIM online A, C dan D (Disabilitas),” jelasnya.

Selain perpanjangan SIM, lanjut dia, juga akan di-launching aplikasi untuk pembuatan SIM baru. Tujuan kemudahan pelayanan ini juga sama, yakni untuk memutus rantai pertemuan antara petugas dengan pemohon SIM.

“Nanti ada ujian praktik memakai digital. Harapan kita, adanya SIM online ini, masyarakat akan semakin mudah dalam pembuatannya. Bayarnya semakin jelas, harganya semakin jelas, dan tidak pakai calo. Silakan mengisi di aplikasi yang kita siapkan,” bebernya.

Baca juga:  Harga Anjlok, Ganjar Perintahkan ASN Borong Sayur Petani

Pihaknya juga menegaskan, biaya pembuatan SIM masih sama, tidak ada perubahan, sesuai dengan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Termasuk juga biaya tes kesehatan, tidak ada perubahan.

“Tes kesehatan dan E-Psikologi kita memberikan yang paling murah, di mana itu sebagai jasa dari keahlian. Dan keahlian itu harus disesuaikan dengan harga. Tapi harganya relatif, sangat murah. Tidak membebani masyarakat,” tegasnya sambil menambahkan pembuatan SIM online ini bisa dilakukan antar wilayah di seluruh Indonesia.

“Pemohon dari luar wilayah bisa. Sekarang orang Jakarta buat di kita (Semarang) bisa. Orang di sini buat di Jakarta, bisa. Semua SIM bisa dibuat di mana-mana. Cek kesehatan bisa. Tinggal ngunduh, melakukan barcode, dan ketemu dengan orang kesehatannya. Semua bisa melakukan itu melalui virtual. Setelah dicetak langsung dikirim,” jelasnya. (mha/aro) 

Baca juga:  Desa Tangguh Bencana Versi Ganjar: Gabungkan Kearifan Lokal dengan Data Sains

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya