alexametrics

Lulusan Balai Latihan Kerja Dituntut Melek Digital

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Balai latihan kerja di Jateng dituntut untuk bisa menciptakan lulusan yang melek dunia digital. Khususnya mampu membuat ekosistem digital. Hal tersebut diungkapkan oleh Plt Irjen Kemnaker, Irianto Simbolon, saat penandatanganan pakta integritas di kantor Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang, Minggu (14/3/2021).

Selain melek digital, lompatan yang harus di lakukan Balai Latihan Kerja saat ini, yakni Reformasi Birokrasi, Ekosistem Digital Siap Kerja, Transformasi BLK, Link and Match Ketenagakerjaan. “Ekosistem digital membuat pasar untuk masyarakat luas ini sudah mengarah kesitu,” ujar Irianto.

Lalu Transformasi Program Perluasan Kesempatan Kerja, Pengembangan Talenta Muda, Perluasan Pasar Kerja Luar Negeri, Visi Baru Hubungan Industrial, dan Reformasi Pengawasan. “Reformasi birokrasi merupakan salah satu langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah yang baik,” tuturnya.

Baca juga:  Soal Pembelajaran Tatap Muka, Gubernur Ganjar: Sabar Dulu

Menurutnya, untuk menuju wilayah bebas korupsi tersebut, juga diperlukan komitmen kuat dari seluruh stakeholder yang ada. Selain itu juga dibutuhkan inovasi-inovasi, serta perencanaan program kerja yang akuntabilitasnya terjaga dan terjamin. “Ini masih merupakan pncanangan dan masih ada proses yang berat untuk mewujudkan itu,” ungkapnya.

Dikatakannya, untuk mewujudkan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi juga dibutuhkan dukungan dari semua pihak. “Artinya, stakeholder harus mendukung penuh segala program ini, karena tanpa dukungan masyarakat dan stakeholder semua tidak bisa tercapai,” tandasnya. (ewb/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya