alexametrics

Tetap Buka, Pasar dan Tempat Wisata Sepi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Pasar tradisional dan tempat wisata di Kabupaten Batang tetap diperkenankan buka. Tapi karena kondisi sepi, sejumlah pedagang akhirnya memilih tutup lebih cepat.

Di Pasar Induk Batang, pengunjung tak seramai biasanya. Eko, petugas parkir di pasar Batang menjelaskan, selain aturan dari gubernur Jateng, hujan sangat mempengaruhi jumlah pengunjung. Hujan deras turun sejak pukul 1 dinihari. Jalan-jalan juga banyak yang banjir. “Hari ini sepi banget. Ini jam 1 siang baru dapat Rp 120 ribu, biasanya sudah Rp 400 ribu,” ujarnya Sabtu (6/2/2021).

Pasar Batang memberlakukan aturan jam buka hingga pukul 3 sore. Sementara jam normal sampai pukul 17.00. Warga yang datang ke pasar kebanyakan untuk membeli kebutuhan sembako. “Ini sudah sepi, hujan juga, omset saya turun sekitar 40 persen,” tambah pedagang sembako di pasar Batang, Rumini.

Baca juga:  Tingkir Lor Kembangkan Wisata Digital

Tempat wisata di Kabupaten Batang mayoritas juga sepi pengunjung. Seperti di area pantai Sigandu. Banyak kafe tepi pantai memilih untuk tutup. Hanya ada sebagian kecil saja yang masih buka.

Penjaga loket menuju area Sigandu Sinok mengatakan, sudah ada pemberitahuan bahwa wisata tetap buka. Namun apa daya, hujan deras seharian membuat sepi pengunjung. Terlihat hanya beberapa warga lokal saja yang lalu lalang di area pantai tersebut. “Sepi banget, kalau hari biasa pas weekend 400-an tiket laku. Hari ini sampai jam setengah dua belum menjual tiket sama sekali,” katanya.

Masih di area Pantai Sigandu, wisata Dolphin Center juga terlihat lengang. Pengelola menjelaskan sedari pagi baru ada 10 orang yang datang. Itu pun tiket tidak terhitung keseluruhan, karena beberapa di antaranya adalah anak-anak.

Baca juga:  Ribuan Produk UMKM Ramaikan UKM Virtual Expo II

Sementara di kawasan PKL Tuin van Java Kota Magelang, sejumlah pedagang tetap buka seperti biasa. Ini sesuai dengan aturan Pemkot Magelang yang memperbolehkan PKL tetap buka. “Makanya kami masih beroperasi seperti biasa, dengan mengikuti aturan PPKM jilid kedua,” ucap Humas PKL Tuin van Java Luis Lazuardi Sabtu (6/2/2021).

Meski demikian, hasil yang diperoleh tak sesuai haraopan pedagang. Jumlah pengunjung turun. Hanya sekitar 30 persen dibanding hari biasanya. Ia berharap program Jateng di Rumah Saja dapat dikaji ulang, karena jika diterapkan setiap minggu, rakyat kecil yang akan terkena dampaknya. (yan/rfk/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya