alexametrics

Abu Bakar Ba’asyir Bebas, Kapolda Jateng: Bila Ada Kerumunan Saat Penjemputan Akan Dibubarkan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir asal Solo akan dibebaskan oleh Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (8/1/2021), karena masa pidananya selama 15 tahun telah usai.

Sehingga untuk mengantisipasi kepulangannya, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengimbau bagi pengikutnya agar jangan sampai ada penyambutan yang menimbulkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan.

“Bila ada kerumunan saat penjemputan maka akan segera dibubarkan. Berikan imbauan kepada pengikutnya agar tidak melakukan penjemputan,” tegas kapolda usai proses serah terima jabatan (sertijab) Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis kepada pejabat Kombes Pol Irwan Anwar di gedung Borobudur Mapolda Jateng kemarin (5/1/2021).

Baca juga:  Pelanggaran ODOL Rusak Infrastruktur Jalan Jateng

Kapolda menambahkan, jajaranya akan membuat pos gugus tugas yang beranggotakan TNI, Polri, dan Satpol PP, untuk membubarkan kerumunan. Bahkan Polda Jateng saat kedatangan Abu Bakar Ba’asyir, tidak akan melakukan pengamanan dengan mengerahkan anggota Polri yang berlebihan, namun tetap mengatur arus lalu lintas.

‘Tidak ada pengamanan secara khusus terhadap bebasnya Abu Bakar Ba’asyir. Namun kami mengingatkan kepada para penjemput harus tetap mematuhi prokes (protokol kesehatan). Pasalnya tim Gugus Covid akan bertindak secara tegas.” tandasnya.

Perlu diketahui, Ba’asyir divonis 15 tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada 2011. Putusan itu tak berubah hingga tingkat kasasi. Ba’asyir, yang merupakan pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jateng, itu terbukti secara sah dan meyakinkan menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana terorisme. (hid/zal)

Baca juga:  655 Kendaraan Dipaksa Putar Balik

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya