alexametrics

Tiru Cara Lebah Menjaga Nilai Persatuan dan Kesatuan

Rekomendasi

Ayah Berperan Cegah Pneumonia pada Anak

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pneumonia masih menjadi ancaman serius bagi bayi dan balita di Indonesia. Untuk itu butuh kolaborasi untuk...

Pembagian BST Harus Tetap Jalan

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat sejumlah kepala daerah menunda pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST). Kabar...

Pesan Gus Yasin Usai Divaksin: Hentikan Kegaduhan, Mari Songsong Kehidupan Baru

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Setelah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo divaksin untuk pertama kali di Jateng, maka orang keduanya adalah...

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Gerakan dakwah cinta tanah air oleh Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya punya peran penting untuk menumbuhkan nasionalisme. Syiar Islam konsisten digaungkan dengan cara-cara yang terima semua kalangan. Berdasarkan perjuangannya itu, Jawa Pos Radar Semarang terpanggil memberikan apresiasi.

Dalam dakwahnya di sela pemberian apresiasi Anugerah Jawa Pos Radar Semarang Selasa (24/11/2020), Habib Luthfi menggambarkan siklus kehidupan ini seperti lebah. “Saya pribadi itu seperti lebah, bukan kupu-kupu yang memiliki tirakatnya luar biasa,” ucapnya.

Siklus panjang kesempurnaan metamorfosis kupu-kupu tidak mencerminkan kepentingan bersama. Ulat setelah jadi kupu-kupu, dia hinggap dari bunga ke bunga. Mendapatkan madu untuk dirinya. Tidak tahu madu itu sampai ke rumah kupu-kupu itu. Saat hinggap di bunga kupu-kupu dengan indahnya menampilkan sayapnya. “Cuma hanya sebatas itu. Itu sebagai kritikan,” timpalnya.

Hasil metamorfosis dari ulat, menjadi kepompong, hingga kupu-kupu dianggap memiliki tirakat yang luar biasa. Namun hasilnya tidak bisa dirasakan keseluruhan. Entah itu madunya, atau keindahan sayapnya. Ia menerangkan bahwa sayap kupu-kupu itu abstrak, serta mengandung seni yang tinggi. Namun, belum tentu semua orang bisa menikmati keindahan, nilai seni yang tinggi juga tidak selalu tersampaikan.

Berbeda dengan lebah, kelihatannya menakutkan. Lebah tidak pernah tirakat. Tapi kerjanya sangat luar biasa dan kompak. Dari sarangnya sebelum berangkat, ratunya bisa mengatur. “Nanti berangkat dari jalur ini, pulangnya lewat sini. Itu hebatnya tawon,” terangnya.

Lebah bisa kompak membuat sarang, diameter lubang yang dibuat bisa sama. Saat pulang ke sarang, lebah membawa oleh-oleh, yaitu madu yang dihisap. Kemanfaatannya sangat terlihat. Lebah juga sepenanggungan, siapapun yang menyakiti mereka kompak mempertahankan sarang.

“Kalau bangsa bisa seperti itu, sangat luar biasa. Menjaga nilai-nilai, menjaga persatuan kesatuan yang sangat kuat, seperti lebah tadi. Juga berfikir apa yang bisa bermanfaat untuk bangsa dan republik ini. Seperti halnya madu,” tegasnya. (yan/nra/bas)

 

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Saling Berbagi Bersama Anak

RADARSEMARANG.ID - Begitu divonis positif Covid-19, saya langsung memutuskan isolasi mandiri. Berarti dua kali saya menjalaninya. Yang pertama, 28 Maret...

Lainnya

PKS Kirim Tim Spesialis Rescue ke Sulbar

RADARSEMARANG.ID, Semarang –DPW PKS Jawa Tengah mengirimkan tim rescue relawan spesialisasi evakuasi korban untuk penanaganan bencana di Sulawesi Barat...

Puncak Musim Hujan, Jateng Waspada Longsor

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pemerintah Jawa Tengah mulai waspada terhadap bencana longsor. Menyusul puncak musim hujan yang diprediksi jatuh pada...

Dokter yang Suntik Vaksin Covid-19 ke Ganjar Ternyata Teman Gowes

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Jika dokter yang menjadi vaksinator Presiden Joko Widodo terlihat gemetar saat menyuntikkan vaksin, hal itu berbeda...

Selesai Divaksin, Ganjar: Rasanya Seperti Dicokot Semut

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjadi orang pertama di Jateng yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Mengajak...

Ini Kue Suguhan Habib Luthfi saat Terima Jawa Pos Radar Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (24 Novembeer 2020), memberikan apresiasi bertitel Anugerah Jawa Pos Radar Semarang...

Salurkan Beras untuk 10 Juta KPH-PKH

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jateng dan Perum Bulog Kanwil Jateng meluncurkan program bantuan sosial berupa beras...

Ada16.871 TKA di Jateng, 512 Diantaranya di Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng terus dilakukan pengawasan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Jawa...

655 Kendaraan Dipaksa Putar Balik

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kendaraan dari luar yang akan masuk ke wilayah Jawa Tengah terus meningkat. Hal ini diketahui dari...

Pemprov Bakal Kirim Ahli untuk Teliti Fenomena Tanah Amblas di Batang

RADARSEMARANG.ID, Batang - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akan mengirimkam ahli geologi dan BMKG untuk meneliti peristiwa patahan tanah...

Pengetatan Protokol Kesehatan di Sembilan Daerah

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta sembilan daerah melakukan pengetatan untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19. Kesembilan daerah itu...

Polda Jateng Digelontor Hibah Rp 2,4 M

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mendapat hibah sebesar Rp 2,4 miliar dari Pemprov Jawa Tengah. Hibah...

Ratusan Pegawai Kejati Jateng Dites Narkoba

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Seluruh pegawai di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jateng dites narkoba. Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari...

Menarik

Cuci Motor, Dua  Remaja Tenggelam

RADARSEMARANG.ID, KAJEN - Dua anak remaja tewas saat mencuci motor di Bendungan Sungai Kletak kemarin (4/11). Korban adalah M.Khoirul Falah,16,...

Tergerus Banjir, Rumah Warga Blancir Amblas

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Talut sungai di wilayah Blancir RT 6 RW 12 Kelurahan Pedurungan Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang...

Mobil Rombongan asal Banten Masuk Jurang di Petungkriyono

RADARSEMARANG.ID, KAJEN – Sebuah mobil Toyota Hiace dengan nomor polisi A 7075 milik Pemprov Banten yang ditumpangi rombongan keluarga...

Blanded Learning, Solusi Pembelajaran Era Tansisi Pandemi Covid-19

RADARSEMARANG.ID, Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 kementerian terkait pelaksanaan proses belajar mengajar tahun 2020-2021 tertanggal 15 Juni 2020, telah...

Malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang Siap Digelar

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Sebagai bagian dari elemen masyarakat di wilayah Jawa Tengah, Jawa Pos Radar Semarang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sosok-sosok...

Populer

Kelezatan Pecel Keong Mbak Toen Tersiar hingga Malaysia

RADARSEMARANG.ID – Berbicara tentang nasi pecel, mungkin sudah biasa di telinga kita. Tetapi apa jadinya jika nasi pecel yang...
%d blogger menyukai ini: