alexametrics

Ini Kue Suguhan Habib Luthfi saat Terima Jawa Pos Radar Semarang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (24 Novembeer 2020), memberikan apresiasi bertitel Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2020 kepada KH Habib Muhammad Luthfi. Pemberian piala dan sertifikat penghargaan berlangsung di kediaman Habib Luthfi di Pekalongan. Habib Luthfi menerima penghargaan untuk kategori Ulama yang Menggelorakan Nasionalisme dan NKRI.

Ada yang menarik saat direksi dan manajemen Jawa Pos Radar Semarang diterima di ruang tunggu kediaman Habib Lutfhi. Yakni, kue spesial yang disuguhkan Habib Luthfi kepada tetamunya. Yakni, kue kamir.

Habib Luthfi mempersilahkan rombongan Jawa Pos Radar Semarang untuk memakan kue kamir dan suguhan lainnya. “Monggo, silakan (dimakan), ini bukan sajen,” kata Habib Luthfi, dengan nada bercanda.

Baca juga:  Ratusan Drum Bau Menyengat Gegerkan Pantai Sigandu

“Kalau di tempat saya, ini namanya kamir,” kata Iskandar, GM Jawa Pos Radar Semarang kepada Habib Luthfi sembari mencomot kamir dan melahapnya.

Sugiyanto Wiyono, Manajer Komunikasi Bisnis Jawa Pos Radar Semarang, menimpali, “Kalau di tempat saya, ini namanya apem.” Sugiyanto juga mencomot kue kamir yang tersuguh persis di depan  Habib Luthfi. Bagaimana  dengan Habib Luthfi? “Saya lebih suka menyebut apem. Soalnya ndak enak, kalau ada yang namanya Amir, terus Mir..Amir..ini makan kamirnya. Mosok Amir makan kamir,” canda Habib Luthfi, membuat yang mendengarnya spontan tertawa.

Habib Luthfi yang ramah dan sangat menghormati tetamunya, berulangkali mengingatkan jajaran manajemen Jawa Pos untuk memakan suguhan yang telah disediakan. “Monggo (dimakan), ini bukan sajen.” Lagi-lagi Habib Luthfi membuat para tetamunya tertawa mendengar candaannya. Pertemuan yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut, berlangsung hangat. Habib Luthfi banyak memberikan pitutur bijak.

Baca juga:  Ngeri! Polres Demak Sita 70 Petasan Segede Termos Air

Mengutip Wikipedia, kamir–kadang ditulis khamir–adalah makanan khas Pemalang asal negara Arab. Kue ini terbuat dari adonan terigu, mentega, dan telur, terkadang dicampur dengan bahan seperti pisang ambon atau tape. Kamir ada dua jenis, yaitu kamir beras dan kamir terigu. Dipasaran kota Pemalang lebih banyak kamir terigu karena yang tahan lama sedangkan kamir beras hanya berdasarkan pesanan. Beberapa orang menyebutnya dengan nama samir.  Kue ini berbentuk bundar, pipih berwarna coklat dan hampir menyerupai kue apem atau serabi, tetapi sedikit lebih besar dan bantet. (isk/bas)

Direksi dan manajemen Jawa Pos Radar Semarang diterima di ruang tunggu kediaman Habib Lutfhi menikmati kue spesial yang disuguhkan Habib Luthfi kepada tetamunya. Yakni, kue kamir. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya