alexametrics

Cantelan, Bukti Solidaritas Warga Gayamsari di Masa Pandemi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Program Jogo Tonggo cantelan Warga RW 2 Kelurahan Gayamsari terus memberikan manfaat untuk warga sekitar. Program inisiasi dari Kagama (Keluarga Alumni Gajah Mada) ini sangat dimanfaatkan oleh warga di masa Pandemi Covid-19 dan telah berjalan hingga 52 kali pembagian berbagai sembako.

Berbagai bahan pangan tersebut dipersiapkan oleh ibu-ibu setiap hari Jumat sore sekitar pukul 15.30 WIB. Satu – persatu, warga yang ingin menyumbang bahan makanan datang. Bahan makanan mulai dari buah, sayur – mayur, bumbu pawon itu langsung dibagi kedalam keranjang.

“Awalnya program ini berjalan setiap hari untuk dua RT saja. Namun, bahan makanan itu malah menumpuk, akhirnya dibuat seminggu sekali di Jumat sore,” ungkap Woro Budi Setyaki Penanggung Jawab Kegiatan Cantelan berbagi.

Baca juga:  Sembahyang King Hoo Ping Dilakukan Terbatas

Bu Win, panggilan Woro Budi Setyaki ini menambahkan, tidak hanya berupa bahan makanan, warga juga bisa menyumbang berupa uang. Nantinya uang tersebut akan dibelanjakan untuk sembako di toko sekitar.

“Ketika dibagikan pun tidak semua besek berisi bantuan yang sama. Satu sama lain berbeda. Meskipun nilai ekonomisnya tetap sama,” ungkapnya.

Setiap warga yang datang, lanjut Bu Win, harus menerapkan protokol kesehatan, yakni dengan mencuci tangan terlebih dahulu, kemudian mengambil nomor antrian, lalu mengantri dengan berjarak, dan saat hendak mengambil warga terlebih dahulu di thermogun.

“Warga, diperkenankan untuk memilih besek pilihan mereka. Setelah itu, bahan pokok yang ada pada besek pilihan dipindahkan ke tas belanja mereka.

Baca juga:  Hadapi New Normal, Polda Targetkan 8.000 Kampung Siaga Covid-19

Menurut Nani, Warga RT 3 RW 2, program centelan tersebut sangat membantu dalam kebutuhan dapur. Paling tidak, untuk bahan makanan yang bisa disimpan dan bisa dimasak untuk berberapa hari.

“Kalau bumbu pawon, seperti bawang, kan bisa disimpan, kita bisa menggunkaan untuk beberapa hari. Kalau untuk sayur mayur, biasanya langsung dimasak, setelah mengambil dari cantelan,” ungkapnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh, Juminah, RT 6 RW 2, sejak adanya program tersebut dirinya selalu memanfaatkannya. Dirinya berharap, cantelan berbagi dapat terus diselenggarakan, karena sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. (dit/bas)

Warga yang akan mengambil centelan harus dicek suhu tubuhnya terlebih dahulu. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya