alexametrics

Ganjar Apresiasi Deklarasi Cinta Damai

Rekomendasi

Realisasi Target Penerimaan Pajak Kendaraan Hampir 100 Persen

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Realisasi penerimaan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Jateng sudah hampir 100 persen dari target di...

‘Kabotan Title’ Bikin Orang Tidak Produktif

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan - Menyandang gelar atau title tentu membuat seseorang bangga. Namun, title yang didapat belum tentu bisa membuat...

Simpan Piala Anugerah Jawa Pos Radar Semarang di Lemari Kaca

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Piala Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2020 yang baru saja diterima Habib Luthfi dari Jawa Pos...

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengapresiasi setinggi-tingginya kepada komponen masyarakat yang turut serta menolak aksi anarkis di wilayahnya. Sebab, ada banyak cara untuk mendiskusikan perbedaan pendapat.

Hal itu disampaikan Ganjar dalam sambutannya di acara Deklarasi Cinta Damai dan Tolak Aksi Anarkis di Wilayah Hukum Polda Jateng, di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng, Senin (19/10/2020). “Saya berterimakasih seluruh komponen yang hari ini berkenan untuk bisa hadir, bertemu, mendeklarasikan, keinginan untuk kita rukun, bareng-bareng menolak anarkis,” kata Ganjar.

Kegiatan tersebut, diikuti perwakilan elemen masyarakat mulai dari buruh, pelajar, mahasiswa, organisasi masyarakat, Forkopimda Kota Semarang dan Provinsi Jateng.

Pada kegiatan itu, dibacakan deklarasi yang diikuti seluruh komponen masyarakat yang hadir. Ada 4 poin dalam deklarasi tersebut, yang intinya menolak anarkisme dan melakukan penyampaian pendapat dengan aturan dan taat protokol kesehatan. “Itu adalah bagian dari cara Jateng menyelesaikan persoalan. Ruang demokrasi diberikan, ruang aspirasi diberikan, kanalisasi umtuk sampaikan aspirasi dibikinkan, agar mudah,” kata Ganjar.

Ganjar kembali menegaskan bila pihaknya tidak melarang demonstrasi. Namun, lanjut Ganjar, pihaknya berharap seluruh komponen memahami kondisi yang masih pandemi Covid-19. “Kami tidak larang orang menyampaikan aspirasi. Kami tidak melarang penyampaian pendapat, tapi dalam kondisi pandemi, kalau kita tidak berkerumun artinya kita bareng-bareng mencegah penularan Covid-19,” tegasnya.

Ganjar juga mempersilahkan komponen masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat atau memperoleh materi tentang UU Cipta Kerja, untuk bisa datang ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng. “Yang mau tanya tentang UU Cipta Kerja, boleh datang ke Disnakertrans atau ke Undip yang juga ada posko, mau eksaminasi boleh, diskusi boleh materi kita bagikan di situ,” tandas Ganjar.

Pelajar Kota Semarang Gelar Aksi Damai dan Tolak Demo Anarkis

Sementara itu, pelajar di Kota Semarang menggelar aksi cinta damai serta menolak demo dan tindakan anarkis di halaman sekolah masing-masing, Senin (19/10). Aksi tersebut selain deklarasi cinta damai dan menolak ikut demo juga diisi dengan bakti sosial kepada pelajar kurang mampu dan warga sekitar yang terdampak Covid-19. Aksi damai itu di antaranya terlihat di SMAN 3 dan 5 Semarang.

Menurut Ketua OSIS SMAN 3 Semarang Latifatul Chairiyah, kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari pelajar SMAN 3 Semarang yang digagas oleh pengurus OSIS dan MPK SMAN 3 Semarang. Tujuannya untuk menunjukkan rasa pelajar SMAN 3 Semarang bahwa demo-demo yang marak di Kota Semarang saat ini kurang tepat sasaran apabila melibatkan pelajar SMA.

“Kami pelajar yang sadar akan hal tersebut salah, mencanangkan membuat suatu gebrakan untuk mengenalkan siswa-siswi SMAN 3 Semarang itu bisa menyampaikan pendapat dan aspirasinya dengan cara yang lebih demokratis, benar, dan tidak anarkis seperti yang marak seperti saat ini,” katanya.

Harapan untuk pelajar saat ini, kata Latifatul, harus lebih bijak lagi dalam memilih platform untuk menyampaikan pendapat. Apalagi sebagai pelajar SMA yang masih di bawah lindungan dan naungan dari Komisi Perlindungan Anak (KPA) hendaknya lebih berhati-hati.

“Demo saat ini belum menjadi kewajiban dari siswa-siswi SMA. Kita masih memiliki banyak tempat untuk menyalurkan aspirasi, seperti melalui esai atau blog. Demo itu sendiri, selain kita tidak boleh juga berbahaya bagi siswa-siswi SMA,” katanya.

Kepala SMA 3 Semarang Winarto mendukung aksi yang diinisiasi oleh pelajar tersebut. Menurutnya, kegiatan itu terjadi karena mereka melihat kondisi di mana ada pelajar yang ikut demo beberapa waktu lalu. Kegiatan ini selain mengantisipasi pelajar terlibat demo juga peduli kepada orang-orang yang terdampak Covid-19.

“Kami hanya memfasilitasi tempat, semua dari anak-anak. Demo bagi pelajar itu belum saatnya danasih ada cara yang lebih bagus untuk menyampaikan aspirasi. Mereka ini luar biasa dan saya berharap sekolah lain mempunyai semangat yang sama. Ternyata anak-anak ini juga punya data orang-orang terdampak Covid-19 yang memerlukan bantuan,” katanya

Aksi serupa juga digelar oleh pelajar di SMAN 5 Semarang. Menurut Ketua OSIS SMAN 5 Semarang, Muhammad Raffly Adrian P, kegiatan yang digelar di halaman sekolah itu dilakukan untuk menghindari aksi atau demo yang anarkis. Ia menyebut sebagai pelajar boleh kritis tetapi tidak anarkis.

“Hari ini kami mengadakan bakti sosial untuk warga yang kurang mampu, di sini kami berniat baik karena kami juga menghindari demo yang anarkis. Kami juga peduli sesama warga SMALA,” kata Raffly.

“Kami juga melakukan deklarasi cinta damai yang isinya pelajar kritis bukan anarkis, pelajar berintegritas bukan serba bebas, pelajar peduli sesama, dan pelajar mempunyai nilai atau berkarakter Pancasila,” lanjut Raffly.

Kepala Sekolah SMAN 5 Semarang Siswanto mengatakan, aksi dari para pelajar itu sangat luar biasa. Selain bakti sosial, mereka juga mendeklarasikan diri sebagai pelajar yang memang tidak suka terlibat dengan demo yang anarkis.

“Mereka meminta izin ke sekolah untuk melakukan aksi bakti sosial dan mereka buktikan. Semoga mereka menginspirasi pelajar lain untuk tidak terlibat tindakan atau kegiatan yang tidak bermanfaat,” ungkapnya.

Tak hanya itu, puluhan siswa SMK di Semarang juga menggelar aksi damai, di depan Kantor Gubernur Jateng, Senin (19/10). Mereka menolak keras demo anarkis dan provokasi terhadap pelajar untuk terlibat dalam demo.

Para siswa SMK yang terdiri atas SMK 4 dan 10 Semarsng, memulai aksi dengan long march dari Taman Indonesia Kaya. Mereka kemudian mengitarj jalan Pahlawan dan berhenti di depan kantor Gubernur Jateng. Di depan Kantor Gubernur Jateng, para siswa bergantian melakukan aksi. Mulai dari Drum Coprs SMK 10, Tari gerakan cuci tangan dan rebana dari SMK 4 Semarang.

Siswi SMK 10, Delisya, menegaskan dirinya sama sekali tak setuju dengan aksi anarkisme dalam demo yang melibatkan pelajar. Delisya menyayangkan, pihak-pihak yang telah memprovokatori. “Saya prihatin dengan para pelajar yang diprovokasi ikut demo. Seharusnya pelajar bisa menggunakan cara yang lebih cerdas lagi seperti ini,” ucap Delisya.

Sementara itu Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Sudarto, secara tegas menolak aksi anarkisme dan provokasi terhadap siswa atau pelajar. Sudarto sebagai anggora Komite sekaligus wali murid menyesalkan aksi demo yang ternyata melibatkan banyak siswa. “Tolong jangan provokasi anak-anak kami, anak kami ingin berprestasi, jangan bunuh anak-anak kami,” tegas Sudarto dalam orasinya. (bis/lhr/akm/mha/ida/bas)

Terbaru

Cerita Penyintas COVID-19, Tetap Jalankan Protokol Kesehatan

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Pertengahan Agustus lalu, Icha Atmadi beserta suami dan ayahnya dinyatakan positif COVID-19. Ayahnya mengalami gejala COVID-19 yang...

Reydha Pulpy Mayo, Terinspirasi Najwa Shihab

RADARSEMARANG.ID, Menjadi presenter televisi, menjadi cita-cita Reydha Pulpy Mayo sejak kecil. Gadis kelahiran Semarang, 5 Februari 1997 ini mengaku terinspirasi dari host Najwa...

Penghargaan Jadi Motivasi untuk Berinovasi

RADARSEMARANG.ID, Pemkab Demak baru saja meraih juara 1 pada pengelolaan sistem pengaduan pelayanan publik. Penghargaan tingkat nasional tersebut menjadi pelecut bagi jajaran organisasi perangkat...

Terciduk Main Belakang, John Dori Dicerai Istri

RADARSEMARANG.ID, Bekerja adalah cara Lady Sandi untuk membantu suami mencukupi kebutuhan keluarga. Banting tulang dari pagi hingga petang ia lakukan untuk membantu John Dori,...

ABG Digilir Pacar dan 5 Temannya dari Sore sampai Subuh

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Perbuatan Teguh, 23, dan lima temannya sungguh biadab. Warga Kendal itu, tega menggilir pacarnya sendiri yang masih di bawah umur. Ironisnya...

Menarik

Realisasi Target Penerimaan Pajak Kendaraan Hampir 100 Persen

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Realisasi penerimaan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Jateng sudah hampir 100 persen dari target di...

‘Kabotan Title’ Bikin Orang Tidak Produktif

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan - Menyandang gelar atau title tentu membuat seseorang bangga. Namun, title yang didapat belum tentu bisa membuat...

Simpan Piala Anugerah Jawa Pos Radar Semarang di Lemari Kaca

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Piala Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2020 yang baru saja diterima Habib Luthfi dari Jawa Pos...

Ini Kue Suguhan Habib Luthfi saat Terima Jawa Pos Radar Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (24 Novembeer 2020), memberikan apresiasi bertitel Anugerah Jawa Pos Radar Semarang...

Media Harus Bisa Menjawab Kebutuhan Publik

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan - Jawa Pos Radar Semarang berkesempatan untuk menyampaikan secara langsung apresiasi terhadap Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin...

Lainnya

Media Online sebagai Sarana Belajar Bahasa Inggris

RADARSEMARANG.ID, Saat ini media sosial menjadi sarana aktif yang digunakan untuk keperluan belajar mengajar, khususnya dunia pendidikan pada saat...

Tampilkan Kemewahan KIA Sonet di Ajang SAUTO Expo

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Compact SUV KIA Sonet resmi diperkenalkan di ajang SAUTO Expo 2020. Tak cuma dipamerkan, unit KIA Sonet sudah...

“ABCDE” Mengelola Keuangan Ala Pelajar

RADARSEMARANG.ID, IBARAT pepatah Jawa yang mengatakan jer basuki mawa beya, artinya segala sesuatu pasti memerlukan biaya, demikian pula...

Anak Panti Tak Boleh Minder

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Salatiga menggenjot semangat anak panti untuk maju dan berprestasi. Salah satunya melalui...

Rekomendasi Daily Driver di Bawah Rp 2 Juta dari Samsung

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Seiring penerapan tatanan normal baru, masyarakat telah menyesuaikan gaya hidup dan rutinitas sehari-hari dengan lebih banyak melakukan...

Antisipasi Luapan Air, Saluran Drainase Diperbaiki

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Perumahan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai membenahi saluran drainase. Terutama...

Populer

Pemerintah Buka Lowongan Sejuta Guru PPPK, Gaji Rp 4,06 Juta

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA  – Pemerintah akan menambah jumlah guru di sekolah-sekolah negeri. Caranya, membuka rekrutmen guru kontrak berstatus pegawai pemerintah...

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Jelajahi Kotamu dan Abadikan Momen Akhir Tahun 2020

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Liburan dalam kota menjadi salah satu aktivitas yang popularitasnya sedang naik daun saat ini. Dengan keterbatasan traveling ke luar negeri, banyak masyarakat...

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...
%d blogger menyukai ini: