alexametrics

Kajati Jateng Terima Anugerah Jawa Pos Radar Semarang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang –  Sejak awal menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Priyanto  SH MH bertekad mewujudkan transparansi di lingkungan Kejaksaan di Jawa Tengah.  Karena itu, tak lama setelah dilantik, ia mengumpulkan seluruh Kejari dan unsur pimpinan di Kejati Jateng untuk menandatangani satu komitmen.   Tepatnya deklarasi penguatan komitmen bersama dalam rangka pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM).

Atas terobosannya itu, Priyanto yang baru menjabat Kajati Jateng selama 8 bulan itu, Kamis (8/10/2020) kemarin, menerima penghargaan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2020. Ia mendapat penghargaan untuk kategori “Pemimpin sebagai Role Model dalam Program Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Provinsi Jawa Tengah.” Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi kepada Kajati Jateng Priyanto di aula R Soeprapto lantai 6 Kantor Kejati Jateng Jalan Pahlawan.

Hadir dalam acara penganugerahan itu, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Dita Prawitaningsih SH MH, Asisten Pembinaan Yudha Purnawan Sudijanto SH, MHum, Asisten Intelijen Emilwan Ridwan SH MH , Asisten Bidang Tindak Pidana Umum Drs Joko Purwanto SH, Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Rina Virawatin SH MH, Kepala Bagian Tata Usaha Fajar Gurindro SH MH, dan para koordinator, serta Kasubsi Penkum Bambang Tejo Manikmoyo SH.  Sedangkan dari Jawa Pos Radar Semarang hadir General Manager Iskandar, Pemimpin Redaksi Arif Riyanto, Manager Bisnis Sugiyanto Wiyono, Manager Keuangan Indah Fajarwati, Redaktur Pelaksana Ida Nor Layla, serta jajaran redaksi.

Baca juga:  76 Anggota TNI Jalani Swab Test

Kajati Jateng Priyanto mengucapkan terima kasih kepada Jawa Pos Radar Semarang karena telah mengapresiasi pihaknya dalam membangun Kejati Jateng meningkatkan kinerja, khususnya dalam pelayanan publik. Sehingga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan semakin meningkat.  Ia merasa diberikan surprise, karena tidak menyangka terobosan yang dilakukan selama ini diperhatikan oleh Jawa Pos Radar Semarang. “Terima kasih kami sampaikan kepada jajaran Jawa Pos Radar Semarang,” kata Priyanto.

Dikatakan, penghargaan tersebut membuatnya semakin terpacu untuk menumbuhkan semangat, utamanya di situasi pandemi Covid-19 saat ini. “Pemimpin harus menjadi role model dalam perubahan yang akan diikuti jajarannya,” ujarnya.

Dalam menegakkan dua zona integritas ini, ia mengaku tak mudah. Untuk itu, kepada seluruh Kejaksaan di Jateng, pihaknya selalu menekankan dua hal, yaitu komitmen atau konspirasi. “Kami selalu menekankan dua hal, komitmen atau konspirasi. Komitmen itu harus dimulai pimpinan, yang berarti menegakkan keadilan. Sementara konspirasi yang artinya bersama orang jahat dan tidak bertanggungjawab,” tegasnya.

Baca juga:  7 Fakta Aksi Bejat Ayah Cabuli Anak Kandung hingga Meninggal di Semarang

Selaku pemimpin, imbuhnya, peningkatan zona integritas menjadi pengungkit agar semua warga di Jateng bisa memahami bagaimana pelayanan publik yang baik dan prima. Salah satunya dalam menegakkan restorative justice (keadilan restoratif). Pihaknya terus berusaha menghilangkan anggapan dari masyarakat bahwa jaksa itu tumpul ke atas runcing ke bawah. “Anggapan ini yang kita hapus melalui restorative justice. Sebab, di dalam komitmen itu tadi ada integritas,” imbuhnya.

Selain itu, kata dia, saat ini, jaksa harus bisa menjadi solusi di dalam pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan hukum. “Bukan malah menjadi bagian dari masalah,” tandasnya.

Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi mengatakan, Kajati Jateng pantas mendapatkan penghargaan yang setinggi-tingginya atas inisiatif, inovasi, dan upaya yang dilakukan. Atas upaya ini, Baehaqi berharap bisa menambah semangat dan menular ke instansi dan masyarakat secara luas.

Baca juga:  Suporter PSIS Beri Dukungan Langsung ke Malang

Senada dengan Kejati Jateng, lanjut Baehaqi, sekarang ini Jawa Pos Radar Semarang mulai meninggalkan bad news is good news, tapi berubah menjadi good news is good news. “Jadi, kita tidak hanya pandai menulis kritikan saja. Tapi, yang baik-baik tetap kita beritakan secara baik. Karena itu yang sekarang dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Pria yang juga menjabat Direktur Jawa Pos Radar Kudus ini mengatakan, Anugerah Jawa Pos Radar Semarang sudah digelar kali keenam. Biasanya, event tahunan ini digelar dengan selebrasi di hotel berbintang. Namun karena kondisi pandemi Covid-19, jajaran manajemen Jawa Pos Radar Semarang akhirnya yang mendatangi setiap penerima penghargaan. “Apapun kondisinya, pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh yang menginspirasi di Jawa Tengah ini tetap harus jalan. Meski digelar sederhana, tapi tetap penuh makna. Kami mengusung tema Antusiasme Baru,” tandasnya. (ifa/aro/bas)

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Priyanto SH MH dan jajarannya berfoto bersama dengan Direktur Jawa Pos Radar Semarang Behaqi dan jajarannya usai menerima penghargaan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2020 di Aula R Soeprapto lantai 6 Kantor Kejati Jateng Jalan Pahlawan. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya