alexametrics

Laboratorium di Jateng Sehari Bisa Periksa 6.000 Spesimen

Menarik

Ganjar Apresiasi Deklarasi Cinta Damai

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengapresiasi setinggi-tingginya kepada komponen masyarakat yang turut serta menolak aksi anarkis di...

Gerbang DPRD Jateng ‘Diruwat’ Seniman

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebanyak 20 seniman Jaran Kepang ‘meruwat’ gerbang DPRD Jateng. Mereka berharap ke depannya dapat membuka jalan...

Buka Sekolah Virtual, Pemprov Jateng Tampung Anak Putus Sekolah

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Untuk meminimalkan anak putus sekolah, Pemprov Jateng membuat terobosan dengan sekolah virtual. Dua sekolah menjadi pilot...

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Laboratorium di Jateng kini bisa memeriksa lebih dari 5.000 spesimen dalam satu hari. Artinya, proses ditemukannya kasus baru lebih cepat ditangani, tanpa menunggu lama.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menjelaskan, hasil evaluasi percepatan penanganan Covid-19 menunjukkan tren peningkatan pemeriksaan spesimen dalam sepekan terakhir.

“Ternyata pada 17 September 2020 itu sudah mengambil spesimen 5.643. Apa artinya? Sebenarnya ditanggal 17 September itu, kita sudah melebihi target. Sebab kita ditargetkan 4.991 dan ini sudah di atas 5.000,” kata Ganjar usai rapat dengan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Yulianto Prabowo di rumah dinasnya, Kamis (24/9/2020).

Ganjar tak memungkiri bila jumlah spesimen yang diuji sempat turun pada 18-20 September. Namun, saat dipacu lagi jumlah spesimen pada 21 September kembali meningkat hingga 6.157 spesimen.

Kemudian, kata Ganjar, tanggal 22 September jumlah spesimennya sebanyak 5.559 spesimen. Bahkan, pada 23 September kemarin, jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 6.019 spesimen.

“Artinya sudah melampaui batasnya. Kerja kawan-kawan surveilans, yang melakukan tracing dengan sangat baik, saya terimakasih. Ini menunjukkan tracing-nya bagus, tinggal kita sekarang menguatkan laboratoriumnya agar lebih cepat dan target bisa terpenuhi,” tegasnya.

Sementara itu, dr Yulianto Prabowo menambahkan pihaknya segera memperkuat tiga laboratorium (lab) sebagai pengoptimalan penanganan Covid-19. Tiga lab tersebut antara lain Badan Laboratorium Kesehatan Provinsi di Semarang, Lab RSUD Moewardi Solo dan Lab RSUD Margono Banyumas. “Kami memperkuat lab kita. Terutama sedang kami perkuat betul adalah SDM-nya, lalu alat-alatnya, lalu kecukupan reagen-nya,” kata Yulianto.

Di sisi lain, Dinkes Jateng juga akan mendorong kabupaten dan kota untuk meningkatkan jumlah spesimennya. Supaya jumlah kapasitas spesimen meningkat 8 ribu-9 ribu. “Karena SDM dan alat sudah mencukupi. Kalau yang kirim spesimen gak banyak, tentunya enggak bisa,” harapnya.

Disinggung jumlah tes PCR yang sudah dilakukan di Jateng, kepala Dinkes menyebutkan, saat ini sudah ada sekitar 295 ribu tes. Dengan positivity rate atau rasio kasus positif Covid-19 sekitar 10,15 persen.

Meski demikian, ada juga daerah yang positivity rate di bawah 5 persen seperti Banyumas sekitar 2,71 persen. Jumlah positivity rate itu, akan terus diupayakan agar turun.

Sementara itu, target pemerintah pusat kepada Gubernur Ganjar Pranowo untuk menurunkan angka penyebaran kasus Covid-19 di Kota Semarang selama dua minggu sepertinya membuahkan hasil. Setelah dilakukan sejumlah kegiatan pengetatan pada masyarakat dan operasi bersama, Ganjar berhasil menurunkan angka penyebaran kasus Covid-19 di Kota Semarang.

Ganjar mengatakan bahwa kegiatan pencegahan penularan Covid-19 di Kota Semarang dengan operasi serentak telah berhasil mengubah zona Kota Semarang dari merah ke orange. Dari keseluruhan lokasi di Kota Semarang, hanya tinggal empat kelurahan yang masih berstatus risiko tinggi atau zona merah.

“Hari ini saya evaluasi, bagaimana dua minggu ini melakukan tindakan penurunan Covid-19 di Kota Semarang. Ternyata datanya cukup menarik, perhari hingga pukul 15.12 (kemarin, red), ternyata Kota Semarang sudah berubah menjadi orange,” kata Ganjar.

Dari data yang ada, dilaporkan bahwa tingkat penurunan penularan kasus Covid-19 di Kota Semarang terjadi hingga 78,9 persen. Sementara angka kematian di Kota Semarang juga ikut turun dari minggu-minggu sebelumnya, yakni penurunannya mencapai 78,11 persen pada minggu ini.

Rinciannya, jumlah kasus penularan Covid-19 di Kota Semarang pada Minggu ke-37 sebanyak 381 kasus. Jumlah itu menurun pada minggu ke-38 menjadi 238 dan turun lagi menjadi 41 kasus pada minggu ke-39.

Sementara angka kematian di Kota Semarang, pada minggu ke-37 ada 29 kasus meninggal, jumlah itu turun pada minggu ke-38 menjadi 15 kasus dan turun lagi di minggu ke-39 ini menjadi 11 kasus.

“Penurunannya cukup drastis. Saya berterimakasih pada Wali Kota Semarang, bantuan TNI/Polri dan semua jajaran Forkompimda yang kemarin bergerak untuk menyelesaikan ini. Ternyata, kemajuannya sangat bagus dan ini menjadi hasil dari ikhtiar kita bersama,” jelasnya.

Meski begitu, Ganjar meminta semua pihak tidak langsung berbangga diri. Sebab, pandemi Covid-19 belum selesai dan upaya untuk menekan penyebaran itu harus terus dilakukan. “Kita harus tetap tancap gas untuk membantu masyarakat menata semuanya, agar tidak terjadi penularan yang lebih parah,” tegasnya.

Empat Daerah Zona Merah

Dari hasil evaluasi itu, Ganjar menyebut masih ada empat daerah di Jateng yang masuk kategori zona merah. Yakni Kabupaten Kendal, Kota Pekalongan, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Kebumen. Nantinya, di empat daerah zona merah itu yang akan didampingi dengan menerapkan model sama seperti penanganan di Kota Semarang. “Sama, dengan modelling seperti ini. Maka nanti kami akan membantu penanganan di empat daerah ini. Kami akan tempel dan dorong agar semuanya bisa dikendalikan,” ucapnya.

Ia meminta seluruh kabupaten/kota khususnya empat daerah yang masuk zona merah itu untuk tetap gencar melakukan 3T, yakni testing, tracing dan treatment. Sambil juga terus mengampanyekan 3 M kepada masyarakat, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun. (bis/lhr/ida/bas)

Populer

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Belajar Kimia dengan Menggunakan Jembatan Keledai

RADARSEMARANG.ID, KIMIA adalah mata pelajaran yang kurang diminati oleh siswa.Karena ilmu kimia bersifat abstrak dan banyak hafalan.Masalah pokok yang sering dihadapi dalam pembelajaran kimia...

Kuis Musik Tingkatkan Pemalahan Pembelajaran Tanda Tempo Lagu

RADARSEMARANG.ID, Musik tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Musik yang kita sukai dapat meningkatkan fokus, sementara musik yang tidak kita suka akan menghalangi konsentrasi....

Peran Guru BK dalam Masa Pandemi Covid-19

RADARSEMARANG.ID, Covid 19 saat ini menjadi pandemi yang serius di seluruh penjuru dunia. Pencegahan meluasnya virus corona kini telah menjadi prioritas utama di berbagai...

Mudah Pahami Hitung Campuran dengan Metode Drill

  Oleh: Surahmat,S.S Pembelajaran matematika perlu diajarkan dengan cara tepat dan melibatkan siswa secara aktif agar  memahami konsep dasar matematika yang  berguna untuk jenjang sekolah...

Terbaru

Perketat Prokes, Panti Wreda Batasi Kontak Keluarga

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Panti Wreda Pengayoman Semarang membatasi kontak keluarga dengan para lanjut usia (lansia). Kunjungan yang baru dibuka...

Cari OTG Agar Tak Menulari, DKK Semarang Gencarkan Swab Test

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang pun gencar melakukan swab test untuk menemukan pasien tanpa gejala (OTG) terindikasi Covid-19. Hal ini dilakukan...

Batik Terus Tumbuh di Tengah Pandemi

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan - Perajin batik menggelar adu kreativitas dalam menyelenggarakan Lomba Rancang Busana Casual Ready to Wear Adaptasi Baru dan Lomba Cipta Sarung Batik...

Taman Indonesia Kaya Terapkan 3M

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Taman Indonesia Kaya Kota Semarang menerapkan protokol kesehatan (prokes) bagi para pengunjungnya. Yakni dengan menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan...

Pastikan Tidak Ada Klaster Banggar

RADARSEMARANG.ID, Temanggung - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung nyatakan tidak ada klaster Banggar usai salah satu anggota DPRD Kabupaten Temanggung dinyatakan positif...

Random

Pelatihan Menulis Karya Ilmiah Populer Dibanjiri Peminat

RADARSEMARANG.ID, Demak - Sebanyak 129 guru, pengawas dan kepala sekolah di lingkungan UPTD Gajah, Kecamatan Gajah Rabu (26/2/2020) mengikuti pelatihan penulisan karya ilmiah populer...

Komunitas Parkour Semarang Fly to Sky: Padukan Seni Gerak, Kecepatan dan Konsentrasi

RADARSEMARANG.ID, PARKOUR atau seni bergerak dari satu titik ke titik yang lain saat ini sedang digemari. Tak terkecuali di Kota Semarang yang saat ini...

Empat Kali Ikuti Kompetisi Make Up Peserta Dewasa

RADARSEMARANG.ID, - Lovely Natasha Xaviera Elysia masih berusia 9 tahun. Namun siswi kelas 4B SD Terpadu Ma’arif Gunungpring Muntilan, Kabupaten Magelang ini telah menjadi...

Membeludak, Peserta Pelatihan Kerja Tetap Diseleksi

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan menyiapkan pekerja ahli. Tahun ini ada kuota pelatihan keahlian untuk 112 calon pekerja. Pelatihan...

Izin Amdal Tol Solo-Jogja Seksi I Rampung

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Proses pengurusan izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) proyek tol Solo-Jogja telah rampung. Hal tersebut diketahui setelah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan...

Lainnya