alexametrics

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jateng Naik 75,12 Persen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Angka kematian akibat Covid-19 di Jateng mengalami penurunan. Data Pemprov Jateng menyebutkan, dari angka kematian 6 persen pada periode 30 Agustus sampai 6 September, pada periode 6 sampai 13 September turun menjadi 2,55 persen. Sedangkan persentase kesembuhan Covid – 19 juga mengalami kenaikan menjadi 75,12 persen.

“Tapi ada beda data dengan pusat, di mana pusat masih mencatat angka kesembuhan kita di 63,2 persen. Datanya sedikit beda, tapi tidak apa-apa,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rabu (15/9/2020).

Menurunnya angka kematian dan meningkatnya angka kesembuhan memang tidak bisa lepas dari peran rumah sakit. Selain itu, kinerja laboratorium juga menjadi penunjang keberhasilan itu. Karena itu, pihaknya pada kesempatan yang sama juga mengajak tujuh RSUD Jateng untuk rapat evaluasi dan koordinasi.

Baca juga:  Dorong Usaha Rokok Tingwe Jadi Legal

Ganjar tetap meminta semua pihak, khususnya rumah sakit kerja ekstra agar angka kematian di Jateng semakin turun dan angka kesembuhan meningkat.“Meskipun angka menunjukkan hasil yang cukup bagus, tapi tetap saja dibutuhkan kerja ekstra,” katanya.

Selain rumah sakit, laboratorium juga diminta untuk terus bekerja keras. “Pertama, soal optimalisasi fungsi laboratorium dalam pemenuhan target tes dan fungsi rumah sakit untuk mengurangi risiko kematian dengan cara masing-masing,” tambahnya.

Untuk laboratorium, Ganjar mengatakan semuanya harus optimal, apapun yang terjadi. Tiga laboratorium yang dinilai belum maksimal, yakni Badan Laboratorium Kesehatan Provinsi di Semarang, Laboratorium RSUD Moewardi Solo, serta Laboratorium RSUD Margono Banyumas.

“Tiga lab itu akan kami dorong dan maksimalkan. Akan kami suplay seluruh peralatannya agar optimal,” tuturnya.

Baca juga:  Simpan Piala Anugerah Jawa Pos Radar Semarang di Lemari Kaca

Bahkan, lanjutnya, di tiga lab tersebut juga akan dibuat tiga sif langsung untuk mendorong percepatan tes covid di Jateng. Terkait rumah sakit, menurut Ganjar, ada beberapa rumah sakit yang memiliki banyak pengalaman dalam rangka meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19.  Misalnya, RSUD Moewardi, ada beberapa hal teknis yang dilakukan para dokter dan hasilnya bagus.

“Makanya saya minta ini diterapkan di rumah sakit lainnya, sambil tetap melakukan review terhadap SOP agar semua tenaga medis kita aman saat bekerja,” ujarnya.

Disinggung terkait kondisi rumah sakit di Jateng dan tempat isolasi, Ganjar menegaskan masih aman. Beberapa rumah sakit masih memiliki ICU dan ruang isolasi yang masih kosong. “Semuanya masih aman. ICU dan tempat tidur di rumah sakit Alhamdulillah sampai saat ini masih terkontrol,” katanya. (ewb/aro/bas)

Baca juga:  Gedung Eks Dispaperkan Masih Kosong

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya