alexametrics

Penanganan Covid-19 Prioritas APBD Perubahan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Penanganan dampak Covid-19 masih menjadi prioritas kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng. Terutama dalam pengalokasian APBD Perubahan tahun 2020.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin menuturkan, secara umum postur perubahan RAPBD 2020 mengalami penurunan. Baik dari sisi pendapatan maupun belanja daerah.

“Hal tersebut diakibatkan adanya penyesuaian target dan pengalihan anggaran untuk penanganan Covid-19,” ujarnya saat mengikuti Rapat Paripurna bersama DPRD Jawa Tengah, Kamis (10/9/2020).

Tercatat secara keseluruhan, dalam KUA-PPAS yang disetujui sebelumnya, Perubahan APBD Jateng Tahun Anggaran 2020 yakni meliputi pendapatan daerah sebesar Rp 26,013 triliun, belanja daerah Rp 27,123 triliun dan defisit Rp 1,119 triliun. Sedangkan pembiayaan daerah sebesar Rp 1,119 trilliun dan pembiayaan netto Rp 1,119 trrilun.

Baca juga:  Ban Meletus, Truk Terguling di Tanjakan Kalibodri

Taj Yasin menerangkan penanganan dampak Covid-19 masih menjadi prioritas. Dimana untuk belanja daerah akan diarahkan untuk mencapai tujuan Pembangunan Daerah tahun 2020 yang telah menyesuaikan target kinerja akibat pandemi Covid-19.

“Kebijakan belanja daerah di Perubahan APBD difokuskan pada penanganan dampak pandemi Covid-19, baik untuk penanganan kesehatan, jaring pengaman sosial maupun pemulihan dampak ekonomi,” jelasnya.

Di sisi lain, meskipun mengalami penurunan, pihaknya mengaku masih berupaya mempertahankan pendapatan daerah. Dengan melakukan berbagai cara, seperti melaksanakan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber pendapatan. Termasuk di dalamnya melakukan koordinasi secara strategis di bidang pendapatan daerah. Baik bersama dengan pemerintah pusat maupun stakeholder terkait. “Tentu saja, tetap memperhatikan aspek legalitas, karakteristik daerah dan kemampuan masyarakat,” pungkasnya. (akm/ida/bas)

Baca juga:  Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya