740 Akun Penyebar Hoaks dan Provokasi Di-Take Down

541

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Ratusan ribu akun media media sosial di-take down oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah. Sebab, akun medsos tersebut diindikasi melakukan penyebaran informasi untuk memprovokasi kerusuhan.

“Ada sekitar 740 – 800 akun yang menyebarkan berita hoaks syarat akan provokasi telah di take down,” ungkap Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di sela kegiatan pembagian sembako di Gayamsari, Semarang, Rabu (15/4/2020).

Ratusan akun media sosial di berbagai platform dan berita hoaks yang menyebarkan informasi provokasi tersebut telah diblokir. Rycko menyebutkan, provokasi yang disebarkan tersebut ada yang berupa ajakan berbuat kerusuhan hingga penjarahan.”Bahkan, ada juga yang menakut-nakuti warga akan ada kerusuhan di tanggal 18 April. Itu info hoaksnya telah kita take down,” tegasnya.

Lebih lanjut Rycko mengatakan, ratusan medsos tersebut terdeteksi melakukan serangkaian provokasi kepada warga di tengah pandemi virus corona Covid-19. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terpancing atau terpengaruhi dengan informasi yang menyesatkan.”Oleh karena itu kepada warga jangan mudah terprovokasi. TNI dan Polri akan jaga semuanya. Kita akan atur, akan jaga. Kita akan bantu kesulitan,” katanya.

“Kalau ada kesulitan, datang saja ke kantor TNI dan Polri, ada Polda, ada Kodam, ada Kodam, ada Koramil, ada Polres ada Polsek, ada babinkamtibmas ada Babinsa, ada Pak Gubernur Jateng, Gubernur Akpol juga ada ada, kalau ada kesulitan disampaikan,” lanjutnya.

Pihak kepolisian tidak akan segan-segan menindak pelaku termasuk penyebar provokasi tersebut. Diharapkan masyarakat ikut berperan serat mendukung kepolisian dan TNI dalam melakukan tugas pengamanan.”Tindakan yang menghasut warga nantinya akan ditindak tegas. Kalau ada kesulitan atau ada yang ngajak provokasi bisa dilaporkan,” tegasnya. (mha/bas)

 
















Tinggalkan Balasan