Pemprov Bakal Kirim Ahli untuk Teliti Fenomena Tanah Amblas di Batang

718
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam kunjungan lokasi pascabanjir di Desa Kalipucang Wetan, Batang, Jumat (21/2/2020) malam. (Riyan Fadli)

RADARSEMARANG.ID, Batang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akan mengirimkam ahli geologi dan BMKG untuk meneliti peristiwa patahan tanah di Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Pasalnya patahan tanah tersebut cukup luas, sekitar 15 hektare.
“Di Jawa Tengah memang rawan bencana mulai dari tanah amblas, micro sesar dan lainnya, dan bencana tersebut potensi di banyak tempat,” kata Ganjar Pranowo saat mengunjungi lokasi pascabanjir di Desa Kalipucang Wetan, Jumat (21/2/2020) malam.
Bencana patahan yang akibatkan tanah amblas itu terjadi di Desa Jolosekti. Ahli yang dikirimkan bakal meninjau lokasi, untuk mengetahui penyebab terjadinya fenomena patahan mayor dan minor itu.
“Untuk kasus amblasnya tanah di Desa Jolosekti Batang yang ada 15 hektaran, akan kita bantu cheking dan kalau perlu kita datangkan ahlinya,” ucapnya.
Dengan mendatangkan tim ahli Geologi dan BMKG ini diharapkan akan diketahui seberapa besar potensi kerawanan, sebagai antisipasi daerah rawan bencana. Lokasi tanah amblas tersebut berada di area perbukitan.
“Ini menjadi penting agar masyarakat tahu. Agar program keluarga tahan bencana, keluarga tangguh bencana bisa dimengerti dan dipahami ketika tanahnya dan bangunannya sehingga tahu risikonya dan dapat meminimalisir,” kata Ganjar.
Patahan tanah itu terjadi di ruas jalan desa dan lahan pertanian warga. Lokasi amblas terdalam mencapai 50 sentimeter, hingga nyaris mengisolir satu desa di sebelahnya.
Ada empat titik patahan yang terdeteksi dari rusaknya badan jalan.  Jalan itu merupakan penghubung antara Desa Jolosekti dan di jalan desa menuju Desa Manggis. (yan/bas)

Tinggalkan Balasan