alexametrics

Terdakwa Korupsi PNBP Polres Blora Berniat Kembalikan Uang Kerugian Negara

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Terdakwa kasus korupsi uang setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Satlantas Polres Blora menjalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Semarang.

Terdakwa Bripka Etana Fani Jatnika – Briptu Eka Maryani mengaku berniat mengembalikan uang yang dikorupsi. “Kami sedang berusaha memproses untuk mengembalikan semua kerugian negara, Yang Mulia,” aku Bripka Etana Fani Jatnika.

Pasutri anggota Polri ini tersandung kasus korupsi uang setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Satlantas Polres Blora dengan kerugian negara senilai Rp 4 miliar.  Terdakwa Briptu Eka Maryani mengaku berusaha mengurangi hukuman akibat perbuatan mereka dengan cara mengembalikan kerugian negara.

Ketua majelis hakim Rochmad memberi kesempatan kepada keduanya. Ia mempersilakan terdakwa Bripka Etana Fani bersama istrinya Briptu Eka Maryani mengembalikan dana dari hasil setoran senilai Rp 3,049 miliar. “Silahkan jika mau mengembalikan, tapi harus sebelum tuntutan. Karena saat tuntutan jaksa akan mempertimbangkan jumlah kerugian keuangan negara,” ujar Hakim Rochmad.

Baca juga:  Masuk Kawasan Kampung Melayu, Wali Kota Hendi Pedulikan Kelurahan Dadapsari

Terdakwa telah mengembalikan sejumlah uang sebanyak Rp 1,3 miliar. Uang diserahkan sebelum berkas perkara keduanya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Blora.  Kendati demikian, Polres Blora masih mengalami kerugian sekitar Rp 1,6 miliar. Nilai tersebut berdasarkan hasil perhitungan audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah.  Kasus korupsi ini terjadi Agustus hingga Desember 2021. (ifa/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya