alexametrics

Divonis 5 Tahun Penjara, Ketua Umum KSP Intidana Semarang Mangkir Panggilan Pertama

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kejaksaan Negeri Kota Semarang melakukan panggilan kepada terpidana Budiman Gandi Suparman. Pemanggilan dilakukan untueksekusi hukuman berdasarkan pada putusan kasasi Nomor 326 K/Pid/2022.

Dalam amar putusan, Mahkamah Agung menjatuhkan vonis 5 tahun pidana penjara pada Ketua Umum KSP Intidana Semarang. “Sesuai petunjuk kita panggil lagi untuk kedua kalinya. Kita tunggu apakah terpidana hadir atau tidak,” kata Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kota Semarang Edy Budianto saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang.

Edy mengatakan, surat panggilan sudah dikirimkan. Karena panggilan pertama tidak dihadiri, Edy lantas meminta terpidana kooperatif mengindahkan putusan kasasi. “Harap kooperatif. Putusan MA sudah inkrah,” harapnya.

Baca juga:  Kejagung Limpahkan Empat Tersangka Mafia Pelabuhan

Jaksa Penuntut Umum Ardhika Wisnu menambahkan, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) batas panggilan sebanyak tiga kali. Jika panggilan kedua terpidana tetap tidak hadir maka akan dilakukan panggilan ketiga. Namun, jika masih tidak hadir, akan dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron. Hingga saat ini pihaknya masih menunggu perkembangan.

Kuasa hukum sejumlah anggota KSP Intidana Yosep Parera mengimbau agar kejaksaan tegas dalam melaksanakan eksekusi putusan MA tersebut. “Harus segera ditangkap agar tidak melarikan diri,” katanya. (ifa/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya