alexametrics

Bea Cukai Semarang Gagalkan Penyelundupan Sabu dari Afrika

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kantor Bea Cukai Tanjung Emas berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu. Barang bukti yang diamankan sebanyak mencapai setengah kilo gram lebih.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Mas, Anton Martin mengatakan penindakan dan pengungkapan ini merupakan hasil sinergi tim gabungan dari Bea Cukai Tanjung Emas, Bea Cukai Kanwil Jateng DIY serta Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah.

“Barang bukti yang kita amankan kurang lebih 509.7 gram Methampetamine atau sabu,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (21/6/2022).

Ungkap kasus ini, petugas gabungan juga berhasil mengamankan dua odang. Masing-masing berinisial EA dan CY. Sedangkan pengungkapan kasus ini bermula setelah petugas Bea Cukai Tanjung Mas mencurigai adanya paket barang dalam cargo di Pelabuhan, Senin (13/6/2022).

Baca juga:  Rupbasan Simpan Ribuan Pasang Sepatu Titipan Barang Bukti Pelanggaran Merek

“Kemudian kita profilling, karena paketan barang ini tidak pada umumnya. Kita X-Ray, kita gunakan anjing pelacak, kelihatan, kayak diduga narkoba,” katanya.

Hingga akhirnya, petugas kemudian melakukan pembongkaran untuk pemeriksaan fisik atas koli barang kiriman tersebut. Rupanya benar, di dalamnya terdapat serbuk putih diduga narkotika jenis sabu.

“Di dalamnya ditemukan kristal bening yang disembunyikan dalam tabung suspensi udara dengan berat bruto kurang lebih 509,7 gram,” jelasnya.

Anton Martin juga membeberkan, barang kiriman tersebut dari Zambia, dengan tujuan alamat seseorang di Kabupaten Semarang. Temuan ini, pihaknya juga langsung berkoordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Jateng untuk dilakukan pengembangan dan menangkap dua orang, yakni penerima dan pemiliknya, Rabu (15/6/2022).

Baca juga:  Fakta-Fakta Oknum Polisi Otaki Pemerasan, Modusnya Memotret Pasangan Keluar dari Hotel

“CY ini infonya adalah distributor sabu di Salatiga. Kalau barang ini kiriman dari Zambia, Afrika. Ini jaringan internasional. Ini baru pertama dapat Afrika. Biasanya kan Malaysia,” pungkasnya.

Dua orang ini diamankan di Jalan Lingkungan Sidorejo, Bergas Lor, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Sedangkan kasus ini, sekarang ditangani oleh Ditresnarkoba Polda Jateng. Dirresnakoba Polda Jateng, Kombes Pol Lutfi Martadian mengatakan masih melakukan pengembangan kasus ini.

“Jadi selama kurang lebih dua hari kita ikuti kita awasi kemudian melakukan tindakan hukum, di dalam rumah di dapati alat sabu dan sebagainya. Jadi memang yang bersangkutan diawali menggunakan sabu kemudian akhirnya lari ke bisnis jual beli sebagai pengedar,” katanya.

Baca juga:  Peredaran Dikendalikan dari Lapas

Barang sudah kita uji lab, ternyata benar narkotika. Ini masih kita dalami, yang jelas barang itu barang kiriman dari Afrika, melalui jalur ekspedisi. Kebetulan penerima sesuai dengan alamat itu di wilayah Ungaran. Ini masih kita dalami, kita kembangkan,” imbuhnya. (mha/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya