alexametrics

Sehari, Tangkap Satu Tersangka Narkoba

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sebanyak 14 orang pelaku kasus narkoba diamankan anggota Polrestabes Semarang dalam kurun dua minggu, Mei dan Juni 2022. Mereka rata-rata merupakan pengedar barang narkoba jenis sabu.

“Ini saya tekankan, kesimpulan saya bahwa setiap hari ada kejahatan narkoba yang diamankan anggota Satresnarkoba Polrestabes Semarang dan jajaran,” ungkap Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, saat di Mapolrestabes Semarang, Selasa (7/6) kemarin.

Menurutnya, hal ini menjadi perhatian. Namun demikian, kepolisian tidak akan tinggal diam dan terus melakukan perang melawan peredaran narkoba dengan tujuan untuk menekan kejahatan ini diwilayah hukum Polrestabes Semarang.

“Jadi, 14 tersangka ini tujuh diantaranya pengedar, kemudian yang lainnya itu dipersangkakan pasal permufakatan jahat,” tegasnya.

Baca juga:  Video Penangkapan Pembunuh Bayi di Semarang, Polisi: Ancaman Hukuman Sembilan Tahun Penjara

Pemufakatan jahat tersebut, Pasal 88 KUHP, yakni perkara narkoba ini dilakukan dua orang atau lebih mencapai kesepakatan untuk melakukan kejahatan.

“Jadi ketika seseorang menggunakan narkoba itu ada upaya hukum misalnya melakui restitusi tapi ketika dilakukan secara bersamaan diterapkan pasal pemufakatan jahat,” ujarnya.

Jumlah barang bukti yang diamankan sabu-sabu seberat 39,96 gram, Alprazolam 80 butir dan obat daftar G logo Y sebanyak 1.610 butir. Lanjutnya mengatakan ada tiga kasus yang menonjol dalam pengungkapan perkara ini, pertama kasus dengan tersangka Dwi Ariyanto warga Banyumanik Semarang diamankan di depan gapura Jalan Abimanyu, Kelurahan Pendrikan Lor, Kecamatan Semarang Tengah pada Senin (30/5) pukul 15.00, dengan barang bukti sabu-sabu seberat 9 gram.

Baca juga:  Niat Menolong, Motor Malah Dibawa Kabur

“Tersangka adalah seorang pengedar diamankan bersama 20 paket sabu-sabu seberat 9 gram,” jelasnya.

Lalu kasus yang kedua dengan tersangka bernama Kuswanto diamakan bersama barang bukti sabu-sabu seberat 1,5 gram di depan rumah yang beralamat jalan Palir Sejahtera, Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang pada hari yang sama pukul 20.00.

“Anto sudah pernah ditangkap oleh Polrestabes Semarang pada tahun 2017 dan dihukum selama 5 tahun dengan kasus yang sama,” bebernya.

Selanjutnya kasus yang ketiga kepolisian mengamankan warga Limbangan, Kecamatan Mijen Semarang yang bernama Mulyani. Pria berusia 45 tahun itu saat dilakukan penggeledahan ditemukan sabu-sabu seberat 25 gram.

“Didalam kamar Mulyani ketika dilakukan penggeledahan dan penangkapan disita 25 paket sabu-sabu seberat 35 gram yang siap diedarkan,” katanya.

Baca juga:  Komplotan Perampok Jalan Karakatau Dibekuk, Empat Ditembak

Sementara, Kasatresnarkoba Polrestabes Semarang, Kompol Edy Sulistiyanto menerangkan untuk pengguna narkoba yang diamankan dengab barang bukti narkoba sabu-sabu dibawah 1 gram akan diupayakan untuk restorative justice (RJ) dan dilakukan rehabilitasi.

“Dibawah 1 gram jika itu pengguna kita ajukan RJ untuk bisa diproses rehabilitasi di BNNP Jateng agar sembuh,” imbuhnya. (mha/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya