alexametrics

Pelaku Bullying harus Disanksi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kasus perundungan pelajar SMP di Kota Semarang mendapat perhatian dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI). Meski berstatus anak-anak, pelaku bullying tetap harus mendapatkan sanksi.

Hal ini sesuai sistem peradilan anak. “Hukuman harus sesuai dengan usia anak, sebanding dengan tindakan yang dilakukan, dan sanksi yang berikan lebih mengarah ke rehabilitatif,” kata Ketua LPAI Seto Mulyadi atau Kak Seto.

Sanksi sebagai upaya agar anak tidak mengulang lagi. Persoalan Restorative Justice (RJ), bisa saja dilakukan. Yang penting ada kesepakatan kedua belah pihak.  “Biasanya pelaku juga sebagai korban dari tindakan sebelumnya yang mungkin dialami. Sehingga membuat jiwa anak tergelincir hingga jadi pelaku,” ujarnya.

Baca juga:  Enam Lawyer LPAI Dampingi Anak Korban Kekerasan Seksual

Selain itu, perhatian juga ditujukan korban. Ia mewanti-wanti jangan sampai korban menjadi pelaku bullying berikutnya. Untuk itu, penting dibentuk wadah pemberdayaan masyarakat dalam konteks perlindungan anak seperti Seksi Perlindungan Anak di Tingkat Rukun Tetangga (Sparta). “Ini upaya menciptakan Semarang layak anak, mulai dari kecamatan, kelurahan, RW, RT, dan keluarga,” tambahnya. (ifa/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya