alexametrics

Tak Terima Ditegur, Pemabuk Bacok Warga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Seorang pria bernama Suwarto alias Cindel warga Gayamsari diamankan anggota Satreskrim Polrestabes Semarang. Pria ini ditangkap karena dugaan penganiayaan terhadap dua orang tetangganya. Pria ini tidak terima ditegur saat pesta mengonsumsi minuman beralkohol.

Kasus penganiayaan terjadi pada Jumat (6/5) sekitar pukul 17.00. Kejadian bermula saat pelaku sedang pesta minuman keras (miras) di sekitaran rumahnya. Kemudian, pelaku ditegur tetangganya bernama Nur. Pelaku sebelumnya juga sering membuat gaduh dan keonaran ketika mabuk miras. Kendati begitu, pelaku tidak terima, sehingga langsung menganiaya Nur dengan menggunakan tangan kosong.

“Nur pun menyampaikan peristiwa penganiayaan tersebut kepada kakak-kakaknya. Kemudian Kakak Nur mendatangi pelaku Cindil untuk membicarakan penganiayaan tersebut. Akhirnya disepakati ada biaya pengobatan,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar di Mapolrestabes Semarang, Kamis (26/5) kemarin.

Baca juga:  2.751 Warga Kecamatan Pedurungan Terima BPNT

Untuk biaya pengobatan tersebut, pelaku memberikan uang sebesar Rp 700 ribu. Kemudian, diterima oleh pihak korban. Namun, ketika hendak keluar rumah, terjadi pemukulan dari salah satu kakak korban kepada pelaku.

“Namun pemukulan ini membekas dan membuat pelaku sakit hati hingga timbul dendam. Akhirnya pelaku mengambil parang dan keluar rumah mengajak pelaku lain yang masih DPO, untuk mendatangi rumah korban,” bebernya.

Pelaku yang masih DPO ini diketahui bernama Indra alias Badak. Kemudian kedua pelaku ini langsung membacok keluarga korban hingga berlumuran darah. Setelah itu, pelaku kabur dan meninggalkan Kota Semarang. Oleh warga, korban dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil pikap. “Korban mengalami luka parah, sekarang masih dalam penanganan medis,” tegasnya.

Baca juga:  Pemkot Bentuk Pasukan Damkar hingga Tingkat Kampung

Pihak keluarga korban yang tak terima atas kejadian ini, melaporkan ke Polrestabes Semarang. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, pelaku Cindil berhasil diringkus dalam pelariannya di Kabupaten Sukoharjo Selasa (17/5).

“Pelaku diamankan saat mau ke rumah saudaranya di Solo. Satu orang masih dalam pengejaran dan di mohon untuk menyerahkan diri agar situasi bisa kondusif,” pungkasnya.

Sampai sekarang pelaku masih mendekam di ruang tahanan Mapolrestabes Semarang. Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 170 KUHPidana dan Pasal 351 KUHPidana dengan hukuman penjara paling lama 7 tahun pidana. (mha/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya